Persib Bandung Dukung Penambahan Kuota Pemain Asing Liga 1 Musim 2025/26: Persib akan terus berupaya mempersiapkan diri
Persib Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap wacana penambahan kuota pemain asing pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/26 yang diusulkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Persib Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap wacana penambahan Kuota Pemain Asing pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/26 yang diusulkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Hal ini disampaikan langsung oleh CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dalam keterangan resminya yang dikutip dari ANTARA pada Senin (19/5/2025).
Adhitia menyebut bahwa sebagai klub profesional, Persib Bandung akan selalu bersikap terbuka terhadap setiap kebijakan yang diambil oleh operator liga maupun regulator sepak bola nasional.
Ia menegaskan bahwa Maung Bandung siap menyesuaikan diri dengan perubahan regulasi demi mendukung peningkatan kualitas kompetisi dan perkembangan industri sepak bola Tanah Air.
“Terkait rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menambah Kuota Pemain Asing menjadi 11 pemain per klub pada kompetisi Liga 1 musim 2025/2026, kami dari Persib menghormati dan mendukung penuh setiap langkah yang diambil oleh LIB sebagai operator liga, maupun PSSI sebagai regulator kompetisi sepak bola di Indonesia,” ujar Adhitia.
Menurut wacana yang tengah dibahas, setiap klub Liga 1 pada musim 2025/26 nantinya dapat mendaftarkan hingga 11 pemain asing.
Dari jumlah tersebut, maksimal delapan pemain bisa diturunkan secara bersamaan di atas lapangan, sementara tiga sisanya berada di bangku cadangan dan bisa dimasukkan sebagai pemain pengganti.
Persib menilai bahwa kebijakan ini tentu telah melalui kajian yang mendalam dan strategis, termasuk mempertimbangkan peningkatan daya saing klub-klub Indonesia di tingkat Asia serta mendorong profesionalisasi liga domestik.
“Kami meyakini bahwa setiap kebijakan yang diambil tentunya telah melalui kajian strategis yang mempertimbangkan aspek peningkatan kualitas kompetisi, daya saing klub di level Asia, serta perkembangan industri sepak bola nasional secara menyeluruh,” tambah Adhitia.
Lebih jauh, Adhitia juga menekankan bahwa dinamika regulasi adalah bagian dari proses modernisasi sepak bola yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, Persib akan terus berbenah dan melakukan persiapan terbaik agar tetap kompetitif di tengah perubahan regulasi yang ada.
“Persib akan terus berupaya mempersiapkan diri secara optimal dan beradaptasi dengan dinamika tersebut, agar dapat terus berkontribusi positif terhadap perkembangan sepak bola Indonesia,” tutupnya.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


