BEM Unpas Menggelar Pasundan Berempati

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasundan (BEM Unpas) menggelar Pasundan Berempati untuk korban banjir dan longsor.

BEM Unpas Menggelar Pasundan Berempati
BEM Unpas gelar Pasundan Berempati. (okky adiana)

INILAH, Bandung - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasundan (BEM Unpas) menggelar Pasundan Berempati untuk korban banjir dan longsor. Kegiatan ini untuk kemanusiaan, membantu sesama, dan bagian dari campus social responsibility Unpas.

Tema besar kegiatan dibagi menjadi dua, untuk kegiatan yang dilakukan seperti Kabupaten Lebak Banten dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unpas Mapak Alam dan KSR Unpas, dan operasi tanggap bencana membantu korban banjir masyarakat Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung; korban banjir Kecamatan Ngamprah, KBB; Jati Asih Bekasi; dan Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

"Manfaat yang dirasakan, masyarakat setempat korban banjir dan longsor merasa terbantu dengan turunnya mahasiswa Unpas, karena anak-anak dibekali dengan keahlian di bidang SAR, evakuasi, dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)," ucap Wakil Rektor III Universitas Pasundan Deden Ramdan, Sabtu (8/2/2020).

Deden Ramdan mengungkapkan, kendala di lapangan relatif tidak ada sama sekali karena Tim Unpas dari awal sudah koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan bencana di Kota/ Kabupaten masing-masing paling ke persoalan komunikasi dengan tim lain.

Dia berharap, setiap daerah yang berpotensi bencana seperti banjir, longsor, gempa bumi atau tsunami sebaiknya membuat cetak biru daerah rawan bencana yang dilengkapi dengan model SWOT Analysis (analisis kekuatan, kelemahan, ancaman, dan peluang), agar ada penanganan secara komprehensif dan terintegrasi. (okky adiana)


Editor : suroprapanca