Benarkah Debut dengan Cara Berbeda jadi Alasan HYBE Membenci NewJeans??

Hanni menjelaskan bahwa kemungkinan besar alasan HYBE membenci NewJeans karena cara debut mereka yang berbeda dari grup perusahaan.

Benarkah Debut dengan Cara Berbeda jadi Alasan HYBE Membenci NewJeans??
Hanni NewJeans.

INILAHKORAN, Bandung - Hanni NewJeans baru saja hadir sebagai rujukan di sidang Komite Lingkungan dan Ketenagakerjaan Majelis Nasional. 

Hanni NewJeans menyatakan, “bukan hanya karena tuduhan perundungan tetapi juga dari suasana di dalam perusahaan dan kejadian baru-baru ini, termasuk karyawan HYBE yang mengkritik NewJeans di aplikasi 'Blind', saya yakin bahwa perusahaan tidak menyukai kami (NewJeans).”

Menjelaskan mengapa dia yakin HYBE tidak menyukai mereka, Hanni berkata, “Kami memulai Debut melalui jalur yang berbeda."

"Kami tidak mengikuti jalur yang ditetapkan dalam perusahaan, tetapi kami berhasil, dan saya pikir tindakan mereka untuk meremehkan kami berasal dari situ. Alasan saya yakin mereka tidak menyukai kami adalah karena ini,” jelas Hanni NewJeans.

Ketika ditanya apakah konflik antara Ketua HYBE Bang Si Hyuk dan mantan CEO ADOR Min Hee Jin mungkin telah memengaruhi perlakuan terhadap NewJeans di HYBE, Hanni menjawab, “Itu mungkin saja. Mengingat hubungan mereka, tidak perlu melakukan ini, tetapi karena mereka melakukan ini, saya tidak bisa tinggal diam lagi.”

Berbeda dengan Grup lain di bawah label HYBE, yang Debut dengan keterlibatan Bang Si Hyuk dalam produksi, NewJeans Debut di bawah kepemimpinan mantan CEO ADOR – produser Min Hee Jin.

Sebelumnya, ada laporan konflik antara Bang Si Hyuk dan Min Hee Jin di mana NewJeans ikut terlibat.

Selama siaran langsung YouTube NewJeans bulan lalu, Hanni mengklaim bahwa seorang manajer dari Grup HYBE lain berkata "abaikan dia" dengan cukup keras hingga dapat didengarnya.

Manajer yang dimaksud bertanggung jawab atas protokol untuk Grup ILLIT. Label ILLIT Belift Lab membantah klaim tersebut, dengan mengutip rekaman CCTV dan penyelidikan terhadap individu yang terlibat.***


Editor : Irma Nurfajri