Berharap bisa Bedah Rumahnya yang  Reot, Alasan Warga Cianjur ini Jualan Gemblong di Puncak Bogor

Warga Kabupaten Cianjur, Dadang Ridwan memanfaatkan peluang meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Puncak Kabupaten Bogor.

Berharap bisa Bedah Rumahnya yang  Reot, Alasan Warga Cianjur ini Jualan Gemblong di Puncak Bogor
INILAHKORAN, Bogor - Warga Kabupaten Cianjur, Dadang Ridwan memanfaatkan peluang meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Puncak Kabupaten Bogor.
Ia jauh - jauh ke Kabupaten Bogor, berdagang gemblong Bu Juju secara musiman, di masa liburan saja naik itu akhir pekan maupun di saat liburan panjang.
Seperti diketahui, selama liburan panjang Isra Mi'raj dan Tahun Baru Imlek, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Puncak meningkat, tidak hanya puluhan ribu tetapi bisa ratusan ribu kendaraan.
"Kalau hari kerja saya di kampung kerja kuli serabutan, kalau liburan saya jualan gemblong di Gadog Megamendung atau di Simpang Ciawi," kata pedagang gemblong Dadan Ridwan kepada wartawan, Selasa, 28 Januari 2025.
Dadan Ridwan menerangkan dalam sehari, ia bisa menjual 200 hingga 300 buah gemblong dengan pendapatan kotor maksimal Rp 600 ribu.
"Maksimal saya bisa bawa pulang Rp 360 ribu perhari, kalau dagangan gemblongnya habis semua," terang Dadan Ridwan.
Ayah tiga orang anak itu menjelaskan bahwa keuntungan yang ia dapatkan perhati, belum dipotong biaya mengontrak dan biaya hidup sehari - hari.
"Ada 20 orang yang mengontrak dari Cianjur, semuanya berjualan gemblong, makanan lain maupun minuman. Kami berjualan di jalan, memanfaatkan kemacetan lalu lintas," jelasnya.
Dadan berharap, hasil dari 'merantau' di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor bisa untuk membiayai rehabilitasi rumah panggungnya di Desa Cimanggu, Cibeber, Kabupaten Cianjur
"Harapan sih bisa dapat program bedah rumah karena rumah panggung saya dah reot dan mau rubuh, tapi kalau tidak, mudah - mudahan sih bisa dari hasil jualan gemblong jalan rezekinya," harapnya. 


Editor : JakaPermana