Berikut Strategi dan Rencana Mendatang dari 4 Agensi Besar K-Pop: BTS Comeback, BLACKPINK Rilis Album Baru
Beberapa strategi dan rencana mendatang dari 4 agensi terbesar di industri K-Pop telah terungkap salah satunya comeback BTS dan BLACKPINK.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tahun 2024 lalu, K-Pop telah berhasil mendominasi pasar global dengan banyaknya lagi hit K-Pop yang puncaki tangga lagu dunia.
Namun, memang ada kekhawatiran di satu sisi, karena kecurigaan yang tidak menyenangkan seperti manipulasi dan pemalsuan album terus berlanjut di Industri K-Pop.
Lalu, bagaimana empat Besar Agensi di industri musik Korea (HYBE, SM, YG, dan JYP) akan menghadapi krisis K-Pop pada tahun 2025? dan bagaimana dengan agensi lainnya?
Berikut ini Rencana “BIG 4”
Pertama-tama, acara yang paling dinantikan adalah Comeback BTS dan BLACKPINK yang akan merilis album baru di tahun 2025.
Lima member BTS yang masih menjalani wajib militer akan menyelesaikan tugasnya pada bulan Juni.
Oleh karena itu, perhatian tertuju pada musik baru yang akan mereka rilis setelah berlatih keras di militer.
Namun, karena tidak mungkin untuk memprediksi berapa lama waktu yang dibutuhkan para member untuk memproduksi album setelah menyelesaikan wajib militer, ada kemungkinan comeback mereka akan ditunda hingga tahun depan.
Selain itu, isu tidak mengenakkan mengenai Suga baru-baru ini akan menjadi variabel dalam aktivitas Grup tersebut.
Ada pula laporan yang menyebutkan bahwa BLACKPINK akan menggelar Tur dunia tahun ini.
Pada bulan Juli tahun lalu, produser eksekutif YG, Yang Hyun Suk, mengatakan, “pada tahun 2025, banyak artis YG yang akan beraktivitas”.
Dia seraya menambahkan “BLACKPINK akan comeback dan memulai tur dunia”.
Karena Jennie, Jisoo, Rose, dan Lisa telah meraih kesuksesan besar dengan promosi solo mereka, para penggemar tidak sabar menantikan penampilan baru mereka sebagai satu grup.
Selain itu, dikatakan bahwa BLACKPINK akan merilis album lengkap pada bulan Mei, sebelum tur dunia tersebut.
Selain BTS dan BLACKPINK, Stray Kids dan SEVENTEEN juga akan melanjutkan aktivitas mereka pada tahun 2025.
Sementara 3 member SEVENTEEN dijadwalkan untuk wajib militer, kekosongan tersebut diperkirakan akan diisi dengan aktivitas solo.
Selain itu, terungkap bahwa HYBE akan menyambut 2 girl grup baru di bawah Source Music dan Pledis, yang berarti HYBE akan memiliki artis paling aktif di antara perusahaan hiburan domestik.
SM yang telah memasuki era 3.0 diharapkan dapat mendorong aespa yang telah menikmati kesuksesan signifikan pada tahun 2024.
Selain itu, berbagai kegiatan para artis juga dijadwalkan, termasuk comeback Mark dan Ten NCT, Kai EXO, Seulgi Red Velvet, dan NCT Wish.
Agensi tersebut juga membocorkan berbagai kegiatan dan pernak-pernik untuk ulang tahun mereka yang ke-30.
Akhirnya, SM, JYP, dan YG semuanya bersiap untuk memperkenalkan grup pendatang baru tahun ini, dimulai dengan debut boy grup JYP Kickflip pada bulan Januari. JYP, khususnya, akan memperhatikan pasar Tiongkok.
Agensi Lainnya
Pada saat yang sama, IVE akan segera merilis album mereka, memulai tahun dengan comeback yang kuat.
Selain itu, popularitas idola virtual dan band indie juga diperkirakan akan terus berlanjut tahun ini.
Menyusul kesuksesan PLAVE, banyak grup virtual lain juga memulai debutnya. Hal yang sama berlaku untuk viralnya band indie.
Pada tanggal 1 Januari 2025, kritikus musik pop Lim Hee Yoon berbagi, “seiring dengan meningkatnya fandom dan konsumsi idola non-manusia, permintaan untuk idola virtual juga diperkirakan akan semakin meningkat."
"Mungkin ada persaingan antara idola virtual dan idola manusia tahun ini. Melanjutkan momentum tahun lalu, popularitas band indie diperkirakan akan terus berlanjut tahun ini karena minat terhadap band telah meningkat tidak hanya di kalangan orang dewasa tetapi juga remaja dan anak-anak.”
Masalah yang Masih Ada di Industri K-Pop
Sementara itu, masih banyak masalah di industri musik yang belum terselesaikan.
Peristiwa yang paling signifikan adalah perselisihan antara HYBE dan mantan CEO ADOR Min Hee Jin serta pemutusan kontrak NewJeans.
Kedua masalah ini diperkirakan akan kembali menjadi berita utama di industri K-Pop karena melibatkan agensi, produser, dan artis.
Kritikus musik Lim berkomentar, “dulu, agensi mengendalikan segalanya, mulai dari sistem produksi hingga penampilan para idola di berbagai program, sehingga struktur K-Pop menjadi kokoh."
"Namun, situasinya telah berubah sejak K-Pop menjadi terkenal secara global. Ada kemungkinan bahwa sistem produksi dan manajemen idola akan berubah karena permintaan untuk kolaborasi di luar negeri," jelasnya.
"Kontroversi NewJeans merupakan bukti perubahan yang sedang berlangsung dalam industri K-Pop,” tambahnya.***
Editor : Irma Nurfajri
