Delapan Aturan Ketat Wajib Dipatuhi ASN Karawang Selama Menjalani WFH
Pemkab Karawang menyiapkan sejumlah strategi dalam pelaksanaan work from home (WFH) dalam rangka penghematan energi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Pemkab Karawang menyiapkan sejumlah strategi dalam pelaksanaan work from home (WFH) dalam rangka penghematan energi.
Delapan aturan ketat yang harus dilaksanakan ASN selama menjalani WFH. Bupati Karawang Aep Syaepuloh menjadi orang pertama melaksanakan penghematan energi dengan menggunakan mobil listrik, disusul Sekda Karawang, Asep Aang Rahmatullah naik sepeda motor listrik.
Menurut Sekretariat Daerah (Sekda), Asep Aang, pelaksanaan WFH satu hari kerja dalam sepekan siap dilaksanakan di Kabupaten Karawang. Para kepala OPD bekerja tanpa banyak menggunakan mobil dinas. Semua mobil dinas kepala OPD parkir di galeri gedung serba guna yang sudah siapkan.
"Rencananya seperti itu semua mobil kepala dinas harus di parkir di galeri. Mobil baru bisa digunakan kalau mereka tugas diluar kota," kata Asep Aang, Selasa (31/3/26).
Asep Aang mengatakan sesuai arahan bupati Karawang Aep Syaepuloh, ASN wajib melakukan absen secara berkala dalam sehari. Kemudian ASN juga wajib melaporkan kinerja secara real time selama bekerja dari rumah. "WFH bukan berarti santai tetap bekerja meski dirumah. Semua kita awasi dan terukur melalui sistem digital," katanya.
Menurut Asep Aang pengawasan ASN selama WFH melalui aplikasi SIM ASN dan SIAP yang berbasis GPS. ASN wajib absensi dengan titik kordinat dan swafoto. Selain itu ASN wajib menyusun rencana kerja harian sebelum pelaksanaan WFH. " Jadi WFH bukan berarti libur tapi kerja di rumah tidak boleh piknik. Kami mengawasi secara ketat penerapan WFH," katanya.
Asep Aang mengatakan sesuai arahan Bupati Aep Syaepuloh, rutinitas WFH mulai dari absen pagi, breafing, kerha sampai laporan sore semuanya akan dipantau. Hal ini dilakukan memastikan penerapan WFH tetap produktif. "Kita sudah siapkan sejumlah strategi agar pelaksanaan WFH berjalan efektif," katanya.***
Editor : JakaPermana

