Besaran Beasiswa Siswa Miskin Pengganti BPMU Turun, Ini Alasannya Kata Disdik Jabar

Kepala Disdik Jabar Purwanto mengungkapkan, besaran beasiswa bagi siswa miskin di SMA/SMK swasta pengganti Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) pada 202

Besaran Beasiswa Siswa Miskin Pengganti BPMU Turun, Ini Alasannya Kata Disdik Jabar
Menurutnya, penyaluran beasiswa bagi siswa miskin pengganti BPMU itu akan dilakukan pada tahun ajaran baru medio 2026 mendatang. (

INILAHKORAN.ID - Kepala Disdik Jabar Purwanto mengungkapkan, besaran beasiswa bagi siswa miskin di SMA/SMK swasta pengganti Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) pada 2026 ini dipastikan ada meski nilainya turun.

Menurutnya, penyaluran beasiswa bagi siswa miskin pengganti BPMU itu akan dilakukan pada tahun ajaran baru medio 2026 mendatang. 

"Ya itu nanti nunggu tahun ajaran baru. Kan tahun ajaran barunya nanti bulan Juli. Biasanya kalau sudah cut off data, baru disalurkan. Nanti sekitar bulan September. Kalau yang kemarin kan disalurkan bulan Desember tuh," ucapnya.

Nilai besaran beasiswa bagi siswa miskin pengganti BPMU ini lanjut dia, senilai Rp600 ribu selama setahun. Awalnya diusulkan sebesar Rp1,2 juta, namun Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ingin makin banyak yang menerima di tengah keterbatasan anggaran, akhirnya nilainya dikurangi.

"Dulu kan kita Rp1,2 juta, tapi kan biar tambah banyak sasarannya, menjadi Rp600 ribu ya. Per orang Rp600 ribu," terangnya.

Calon penerimanya, kata Purwanto, akan merujuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mengenai masyarakat miskin di Jabar.

"Dari DTSEN. Jadi kita menggunakan data yang diakui oleh pemerintah," ucapnya.

Purwanto menegaskan, nominal yang dikucurkan Pemprov melalui Disdik Jabar tersebut hanya berupa subsidi dan tidak sepenuhnya beasiswa.

"Itu subsidi dari kita kan seperti itu. Kan mereka juga kan dapat BOS (Bantuan Operasional Sekolah) juga dari pemerintah pusat," terangnya.


Editor : Doni Ramdhani