Bey Machmudin Apresiasi Kolaborasi Diskuk Jabar dan Ninja Xpress, Buka Kans UMKM Ekspansi Pasar Mancanegara
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UMKM (Diskuk) dan Ninja Xpress, dalam upaya membuka kans UMKM untuk mengekspansi pasar luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UMKM (Diskuk) dan Ninja Xpress, dalam upaya membuka kans UMKM untuk mengekspansi pasar luar negeri.
Bahkan Bey meminta, agar Ninja Xpress sebagai perusahaan jasa pengiriman dapat terus meningkatkan layanannya, supaya dipercaya masyarakat atau UMKM.
"Bagus. Sangat mendukung, biaya lebih murah karena tidak pakai agen. Jasa pengiriman kan bisnis kepercayaan, jadi jangan sampai mengecewakan para eksportir UMKM ini," ujar Bey di Kantor Diskuk Jabar, Kamis 13 Februari 2025.
Sisi lain, Bey juga turut mendorong agar Ninja Xpress maupun pelaku usaha logistik lainnya untuk membuka layanan kargo di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
Dikatakan Bey, biaya pengiriman kargo untuk para pelaku UMKM akan lebih terjangkau jika dilakukan dari Bandara Kertajati.
"Semua cara kita lakukan untuk mendorong Kertajati supaya hidup, harusnya kalau di Jabar dikumpulkan (pengiriman) kargo pasti banyak, harusnya bisa di Kertajati, dibandingkan dikirim ke Halim Perdanakusuma. Misalnya, untuk yang di daerah Ciayumajakuning, harusnya kan di Kertajati," ucapnya.
Plh Kepala Diskuk Jabar Yuke Mauliani Septina menambahkan, kolaborasi ini diakuinya sangat membantu, mengingat sudah cukup banyak UMKM di Jabar yang siap menjadi eksportir.
Tahun ini saja kata dia, ada sekitar 500 UMKM yang sudah layak ekspor. Pengiriman langsung ke alamat tujuan diakuinya sangat membantu UMKM, untuk mendongkrak penjualan mereka.
"Biasanya kan harus dapat SKA segala macam. Kalau agen kan agak (mudah). Ini bisa lebih pendek (alur distribusi)," terangnya.
Sementara Chief of Marketing Ninja Xpress Andi Djoewarsa mengatakan, kolaborasi bersama Diskuk Jabar berupa pelatihan bagi UMKM untuk masuk ke ranah ekspor ini tidak lain merupakan upaya mereka dalam mendukung UMKM Jawa Barat.
"Tujuannya adalah memberikan fasilitas terhadap UKM kita, sehingga mereka bisa melakukan strategi bisnis yang lebih baik," terangnya.
Dalam kolaborasi ini sambung dia, pihaknya memberikan fasilitas layanan pengiriman luar negeri tujuan Malaysia dan Singapura.
"Tidak hanya itu, tadi juga kita bisa lihat bahwa ada, permasalahan dan tantangan yang mereka hadapi sekarang. Contoh masalah tracking. Hari ini kita memberikan solusi untuk segala macam tantangan itu, sehingga pengiriman mereka ke luar negeri jadi lebih praktis dan ekonomis," ucapnya.
Setelah kerjasama ini, pihaknya mengaku akan memaksimalkan pengiriman produk UMKM di Jabar keluar negeri dengan layanan terbarunya.
"Jadi kita ingin memastikan bahwa ini berjalan, kerjasama dengan Disduk lebih baik, pengiriman tambah banyak, kenapa tidak buka saja," katanya.
Menurutnya, Jabar merupakan daerah nomor dua dengan jumlah UMKM terbanyak. Dari jumlah tersebut, hampir 35 sampai 40 persen menjual fashion dan F&B.
"Jadi, secara karakteristik profil UMKM kita juga ini kayaknya paling cocok di sini dan memang dibandingkan tempat lain di sini itu jauh lebih cepat perkembangan UKM-nya," ucapnya.
Pihaknya pun memberikan subsidi ongkos kirim seberat 30kg gratis untuk tiga kali pengiriman pertama.
"Jadi, pada saat mereka sudah tahu dan merasakan bahwa ternyata caranya begini lebih murah dan lebih mudah. Mudah-mudahan akan diteruskan pemakaian dan diceritakan ke teman-teman yang lain," imbuhnya.
Sementara soal potensi BIJB Kertajati menjadi tempat layanan kargo mereka, Andi menerangkan hal tersebut sangat mungkin terjadi.
"Sebenarnya kalau misalnya ternyata ini (Kerjasama) sukses, pengirimannya banyak, ya bukan tidak mungkin kita menambah itu, karena gak mungkinlah mau buka gudang kosong," kata dia.
Pelaku usaha UMKM yang bergerak di bidang sportware muslim, Tia Siti Maulani Zia mengapresiasi kegiatan ini, dimana menurutnya sangat membantu mereka untuk masuk pasar luar negeri.
"Ini salah satu solusi banget, karena rate (harga) rendah. Harapannya lebih banyak juga negara, karena kita ada pengiriman ke US dan UK. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, bisa developt ke negara lain," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani
