BIIFest 2026 Perkuat Ekosistem Keumatan, Ditargetkan Jadi Agenda Tahunan
Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, membuka gelaran Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFest) 2026 di Mall Botani Square, Kecamatan Bogor Tengah, Jumat (20/2/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, membuka gelaran Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFest) 2026 di Mall Botani Square, Kecamatan Bogor Tengah, Jumat (20/2/2026).
Mengusung tema “Celebrate Life Together, Menguatkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini diproyeksikan menjadi agenda rutin tahunan Kota Bogor.
Denny menegaskan, BIIFest bukan sekadar perayaan menyambut bulan suci Ramadan, melainkan gerakan konkret untuk memperkuat ekosistem keumatan.
Festival ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas generasi melalui penguatan nilai-nilai Islam yang moderat.
“Tema tahun ini mengajak kita merayakan kebersamaan, memperkuat persatuan, sekaligus menyiapkan generasi unggul yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Denny.
Dia menambahkan, Pemkot Bogor berkomitmen mendorong BIIFest masuk dalam kalender acara tahunan.
Menurutnya, manfaat kegiatan ini sangat luas, mulai dari peningkatan literasi pendidikan keagamaan hingga dampak ekonomi melalui pemberdayaan pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.
“Insya Allah, BIIFest akan kami dorong menjadi agenda tahunan Kota Bogor. Manfaatnya tidak hanya memperkuat ekosistem keumatan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Orda ICMI Kota Bogor, Arief Rachman Badrudin, menjelaskan BIIFest 2026 berpijak pada tiga pilar utama, yakni Keislaman, Kecendekiawanan, dan Keindonesiaan.
Melalui festival ini, ICMI ingin terus berinovasi dalam mensyiarkan Islam yang membawa manfaat luas, salah satunya melalui program Duta Cendekia Muda.
“Kami menghadirkan Duta Cendekia Muda dari kalangan anak muda Bogor yang peduli terhadap bangsa. Mungkin masih banyak yang belum mengenal ICMI, sehingga melalui inovasi lomba ini kami merangkul generasi muda untuk meningkatkan kualitas intelektual dengan tetap menjaga ciri khas keindonesiaan,” jelas Arief.
Rangkaian BIIFest 2026 berlangsung pada 3–10 Ramadan 1447 Hijriah atau 20 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan digelar di tiga lokasi utama, yakni Mall Botani Square, Kantor Kemenag Kota Bogor, dan Balai Kota Bogor.
Sejumlah agenda telah disiapkan, antara lain workshop, bazar UMKM, pembagian 12.000 takjil gratis, lomba konten digital, hingga kompetisi bisnis Bogor Muda Berkarya (MonsoomSIM) yang bekerja sama dengan Universitas Pakuan. Aspek sosial juga menjadi perhatian melalui pemberian santunan bagi anak yatim.
Di tempat yang sama, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, mengapresiasi sinergi antara kalangan cendekiawan, pemerintah, dan pelaku usaha dalam penyelenggaraan BIIFest.
Menurutnya, konsep acara yang dikemas modern dan digelar di pusat perbelanjaan mampu menarik minat generasi milenial dan Gen Z untuk lebih dekat dengan nilai-nilai keagamaan.
“Dengan dibukanya BIIFest 2026, diharapkan tercipta suasana Ramadan yang damai, tertib, dan kondusif, sekaligus menjadi motor penggerak kreativitas pemuda di Kota Bogor,” tegasnya. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

