Bikin Kawasan Puncak Bogor Indah Dipandang, Rupanya Tanaman Pucuk Merah Bakal Dibongkar Lagi
Warga Kabupaten Bogor sudah kadung terkesan dengan penempatan tanaman pucuk merah di kawasan Puncak tetapi bakal dibongkar lagi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor- Warga Kabupaten Bogor sudah kadung terkesan dengan penempatan tanaman pucuk merah di kawasan Puncak yang tadinya dipenuhi para pedagang kaki lima (PKL) bakal dilucuti kembali.
Penempatan tanaman pucuk merah berlangsung di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, dipimpin langsung Pj Sekda Suryanto, Jumat 19 Juli 2024 lalu.
Berbagai reaksi positif terutama di media sosial bermunculan menganggap tanaman pucuk merah telah membuat kawasan Puncak terlihat lebih indah dari sebelumnya.
Namun rupanya, tanaman pucuk merah hanya akan menghiasi kawasan Puncak untuk sementara waktu saja.
Suryanto memastikan, penempatan tanaman ini bersifat sementara sambil menunggu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) mengintervensi penataan kawasan Puncak.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor Ajat Rohmat Jatnika, Pemkab telah mengusulkan penyediaan sejumlah fasilitas umum di kawasan Puncak kepada KemenPUPR.
Sejumlah kebutuhan penataan Puncak yang telah diusulkan melalui Wakil Presiden Ma'ruf Amin seperti pagar pengaman atau guard rail, peningkatan kualitas jalan berupa pelebaran dan pelapisan jalan, pedestrian, taman, anjungan pandang, serta dinding penahan tanah.
Kemudian, dari segi keamanan dan keselamatan, Pemerintah Kabupaten Bogor mengusulkan pemasangan rambu-rambu lalu lintas, dan lampu penerangan jalan umum atau PJU.
Di samping itu, Pemkab Bogor juga membutuhkan perluasan Rest Area Gunung Mas yang lahannya milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dari semula 7 hektare, diusulkan penambahan 4 hektare.
"Perlu juga pos gabungan, tujuannya untuk monitoring kaitan lalu lintas hingga kebencanaan. Kemudian nantinya di situ ada pusat informasi center, dan ada dasbor pengendalian lalu lintas," kata Ajat.
Sebelumnya, Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu juga memastikan penempatan tanaman pucuk merah di Puncak hanya bersifat sementara.
"Tanaman pucuk merah ini gunanya tentu untuk keindahan, mari kita bertanggungjawab bertanggung atas kehidupan tanaman tersebut," pinta Asmawa Tosepu.
"Keberadaan drum tanaman pucuk merah ini hanya sementara, sambil menunggu proyek penataan Kawasan Puncak seperti pagar, taman dan pedestrian oleh Kemenpupr hingga keasrian Kawasan Puncak ini bisa seperti 10 atau 30 tahun lalu," jelas Asmawa Tosepu. ***
Editor : Bsafaat
