Ditempatkan di Lahan Bekas PKL Puncak Bogor, Ini 5 Manfaat Tanaman Pucuk Merah Bagi Lingkungan dan Kesehatan
Tanaman pucuk merah tersebut ditempatkan di sebuah pot berbahan logam sebagai pengaman tepian jalan yang belum dipasangan pagar pembatas di Puncak Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini bekas lahan Pedagang Kaki Lima (PKL) ditempatkan sebanyak 1.370 tanaman pucuk merah, tepatnya di kawasan wisata Puncak, Bogor.
Tanaman pucuk merah tersebut ditempatkan di sebuah pot berbahan logam sebagai pengaman tepian jalan yang belum dipasangan pagar pembatas di Puncak Bogor.
Selain menambah estetika, tanaman puncak merah ternyata memiliki manfaat bagi lingkungan dan kesehatan.
Tanaman pucuk merah atau yang memiliki nama latin Syzygium Oleana ini berasal dari Asia Tenggara yang tersebar di Indonesia, Semenanjung Malaya, Myanmar, Filipina, Singapura, dan Thailand.
Perkembangbiakan tanaman alami ini melalui biji, namun demikian tanaman ini dapat diperbanyak dengan cara cangkok atau stek.
Sebagai tumbuhan tropis, Pucuk Merah dapat bertahan pada suhu yang agak panas, namun suhu paling ideal untuk pertumbuhannya adalah 24–36°C (Megumi, 2018). Pada siang hari, suhu yang ideal adalah 28–36°C.
Pada malam hari, suhu yang ideal adalah 24–30°C. Pucuk Merah membutuhkan sinar matahari yang cukup agar tunasnya dapat berwarna merah dan bentuk tajuk tumbuhan tetap terjaga.
Selain itu, paparan sinar matahari yang cukup akan membantu Pucuk Merah untuk terus menghasilkan tunas daun yang berwarna merah cerah.
Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List, ketapang berstatus Least Concern (LC).
Artinya, pohon ketapang termasuk jenis flora yang aman dan tidak terancam kepunahannya Karena jumlah populasi ketapang masih stabil. Hal ini seimbang dengan tingkat persebaran tumbuhan ini yang hampir dapat ditemui diseluruh dunia.
Manfaat tanaman pucuk merah bagi lingkungan dan kesehatan
1. Cegah longsor dan untuk cadangan air
Pucuk merah memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) lebih besar dibandingkan jenis tumbuhan yang lain. Hal ini dilihat dari laju fotosintesis dan kandungan timbal (PB) daun pucuk merah. Disamping itu, tanaman ini dapat mencegah longsor dan menyimpan cadangan air. Hal ini dikarenakan tanaman ini memiliki struktur akar tunggang yang kokoh.
2. Membantu Melawan Radikal Bebas
Salah satu senyawa aktif yang terdapat dalam tanaman pucuk merah adalah antioksidan, yang terbukti melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Radikal bebas ini diketahui berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan seperti penuaan dini, penyakit jantung, peradangan, dan kanker.
Antioksidan juga berperan dalam melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas yang berlebihan, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.
3. Mencegah Infeksi Bakteri
Tanaman pucuk merah juga bermanfaat dalam mencegah infeksi bakteri karena kandungan antibakteri di dalamnya. Hal ini membantu melindungi tubuh dari kontaminasi bakteri yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti infeksi salmonella dan E. coli.
4. Menurunkan Kadar Gula Darah
Tanaman pucuk merah diduga dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan menjaga tekanan gula darah tetap stabil. Manfaat ini didukung oleh senyawa aktif terpenoid dan steroid yang terkandung di dalamnya, meskipun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.
5. Melawan Pertumbuhan Sel Kanker
Senyawa antosianin yang memberikan warna merah pada daun tanaman pucuk merah juga berperan sebagai antioksidan alami yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini dapat menghancurkan sel kanker dan mencegah perubahan DNA yang dapat menyebabkan pertumbuhan tumor ganas.
Meskipun demikian, manfaat tanaman pucuk merah dalam melawan kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami secara mendalam.
Editor : Firda Rachmawati
