5 Tanaman Herbal yang Ampuh Menyeimbangkan Hormon Tubuh Secara Alami
Ketahui 5 jenis tanaman herbal yang terbukti secara ilmiah dapat membantu menyeimbangkan hormon tubuh
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Hormon memainkan peran penting sebagai penyampai pesan kimia dalam tubuh. Sistem endokrin mengandalkan keseimbangan hormon untuk mengatur metabolisme, siklus reproduksi, suhu tubuh, hingga suasana hati (mood).
Ketika hormon tidak seimbang, dampak buruk seperti stres kronis, gangguan tiroid, hingga masalah kesuburan bisa terjadi.
Meskipun penggunaan obat-obatan medis sering menjadi pilihan utama, beberapa jenis tanaman herbal terbukti secara ilmiah dapat membantu menjaga dan menyeimbangkan kadar hormon tubuh.
Berikut adalah 5 jenis herbal yang memiliki bukti ilmiah dalam membantu menjaga keseimbangan hormon:
1. Jintan Hitam (Nigella Sativa)
Jintan hitam, atau yang sering dikenal sebagai kalonji dan habbatussauda, kaya akan senyawa aktif bernama thymoquinone.
Manfaat: Ekstrak jintan hitam dapat bertindak mirip dengan hormon estrogen dalam tubuh. Penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak herbal ini berpotensi meredakan gejala menopause dan membantu mengatur hormon insulin serta testosteron pada penderita Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).
2. Ashwagandha
Ashwagandha (Withania somnifera) merupakan tanaman adaptogen populer yang terkenal ampuh membantu tubuh mengendalikan stres.
Manfaat: Ashwagandha bekerja dengan menenangkan poros HPA (hypothalamic-pituitary-adrenal) di otak yang memproduksi hormon stres (kortisol). Studi menunjukkan konsumsi ekstrak akar ashwagandha secara rutin dapat menurunkan kadar kortisol serta membantu memperbaiki fungsi hormon tiroid (TSH).
3. Akar Black Cohosh
Berasal dari keluarga tanaman yang sama dengan jintan hitam, black cohosh telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk kesehatan reproduksi wanita.
Manfaat: Mengandung senyawa triterpene glycosides, black cohosh diduga memiliki sifat phytoestrogen (estrogen nabati). tanaman ini kerap digunakan untuk mengurangi gejala Premenstrual Syndrome (PMS) serta gejala menopause seperti hot flashes (sensasi panas berlebih).
4. Chasteberry (Vitex Agnus-Castus)
Chasteberry adalah buah dari pohon Vitex yang kaya akan senyawa diterpenoid.
Manfaat: herbal ini bekerja menargetkan hormon prolaktin dan dopamin. Dengan membantu menekan kadar prolaktin yang tinggi dalam darah, chasteberry efektif meredakan nyeri payudara saat PMS dan gejala ketidakseimbangan hormon reproduksi lainnya.
5. Marjoram (Origanum Majorana)
Marjoram adalah jenis tanaman herbal yang kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan asam fenolat.
Manfaat: Studi awal pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa teh atau ekstrak marjoram dapat membantu menurunkan kadar hormon insulin serta mengoptimalkan kadar estradiol (estrogen utama) pada penderita PCOS.
Editor : Firda Rachmawati

