Selain Penghijauan, 2.000 Pohon CSR bjb Jadi PADes Mekarwangi

Pemdes Mekarwangi bersama bank bjb menanam pohon keras jenis durian dan alpukat di lereng seluas 10 hektare

Selain Penghijauan, 2.000 Pohon CSR bjb Jadi PADes Mekarwangi
Sebanyak 2,000 pohon yang terdiri dari alpukat dan durian musang king dari CSR bank bjb, ditanam di lereng Desa Mekarwangi dan diharapkan jadi PADes selain menjadikan lahan gundul semakin hijau. (Agus Satia Negara)

INILAHKORAN.ID – Sebanyak 2.000 bibit pohon keras, terdiri dari 1.000 alpukat dan 1.000 duren Musang King, telah tumbuh subur di lahan seluas 10 hektare di kawasan tanah carik desa. 

Kegiatan penanaman dari program CSR bank bjb pada Selasa, 13 Januari 2026 itu tak hanya bertujuan menguatkan lereng untuk mencegah longsor, namun juga menjadi sumber Pendapatan Anggaran Desa (PADes) bagi Pemerintah Desa tatkala memasuki masa panen.
 
“Terima kasih atas bantuan pohon duren dan alpukat. Selain menjaga lereng dari longsor, ini juga untuk mewujudkan Mekarwangi hijau dalam program Jabar Hejo,” ujar Kepala Desa Mekarwangi, Enjang Sumpena, Kamis 29 Januari 2026. 

Menurutnya, lahan yang semula gundul kini mulai dipenuhi tanaman, terutama penting di musim hujan untuk menjaga stabilitas tanah. 

"Selain duren dan alpukat, desa juga telah menerima bibit kopi dan bambu urung untuk melindungi pinggir sungai," tuturnya.
 
Enjang menilai, keunggulan program ini tidak hanya pada penanaman, melainkan juga dukungan pemeliharaan selama dua tahun ke depan. 

“Alhamdulillah, semua bibit hidup. Pupuk organik dan anggaran untuk pengobatan hama sudah disiapkan, jadi tidak hanya ditanam lalu dibiarkan,” jelas.

Pengalaman sebelumnya menunjukkan, alpukat dari bantuan pengusaha bisa dipanen hanya dalam waktu dua tahun. 

"Kalau untuk jalur jalan kabupaten dan halaman sekolah, desa juga mengajukan bibit cengkeh guna menggantikan tanaman tidak bermanfaat sekaligus menambah pendapatan," ujarnya.
 
Enjang mengungkapkan harapan agar kerja sama dengan BJB berkelanjutan. “Banyak lahan masih kosong, jadi kami harap CSR ini tidak berhenti di sini," ucapnya. 

Selain itu, pihaknya juga mengajukan bantuan mobil ambulans lantaran yang ada hanya satu dan sudah tua dan sering dipinjam desa tetangga bahkan digunakan untuk penanganan bencana di Pasirlangu.

"Sebagian besar penduduk desa juga memiliki rekening di BJB, memperkuat hubungan mitra antara desa dan bank," ucapnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti