Bintang Al-Hilal Marcos Leonardo Meneteskan Air Mata Teringat Ibunya, Ternyata Dua Bulan Berada di ICU

Siapakah yang diingat pertama kali oleh Marcos Leonardo setelah Al-Hilal membungkan Manchester City? Seorang wanita Leidiane Santos.

Bintang Al-Hilal Marcos Leonardo Meneteskan Air Mata Teringat Ibunya, Ternyata Dua Bulan Berada di ICU
Marcos Leonardo meluapkan kegembiraannya setelah mencetak dua gol dalam laga Man City vs Al-Hilal di Piala Dunia Antarklub. (X @Alhilal_EN)

INILAHKORAN, Orlando – Siapakah yang diingat pertama kali oleh Marcos Leonardo setelah Al-Hilal membungkan Manchester City? Seorang wanita Leidiane Santos.

Air mata bahkan sempat menetes di pipi Marcos Leonardo, pahlawan Al-Ahli saat menumbangkan Manchester City itu, ketika dia menyebut dan mengingat nama Leidiane Santos.

Leidiane Santos tak lain tak bukan adalah ibunda Marcos Leonardo. Nama itu kerap membayang di benak Marcos Leonardo sepanjang 120 menit pertandingan Al-Ahli menghadapi Manchester City itu.

Mantan pemain Santos itu mengungkapkan ia telah melalui masa-masa sulit dalam beberapa bulan terakhir, karena ibunya dirawat di rumah sakit.

“Itu sangat istimewa. Malam yang luar biasa. Kami menghadapi tim yang hebat, salah satu yang terbaik di dunia,” kata Marcos Leonardo.

Dia menilai kemenangan ini sangat istimewa. Apalagi, dua gol datang dari dirinya.

“Saya bisa membantu, terima kasih Tuhan,” tambahnya.

Terima kasih Tuhan yang dia ungkapkan bukan hanya untuk kemenangan ini. Juga untuk keajaiban yang dia alami beberapa bulan terakhir.

“Beberapa bulan terakhir ini sulit. Ibu saya diintubasi selama 23 hari. Ia menghabiskan 60 hari di ICU,” katanya.

Sang penyerang mengalami drama keluarga sebelum Piala Dunia. Ibunya, Leidiane Santos, dirawat di rumah sakit selama dua bulan setelah komplikasi akibat sedot lemak. 

Marcos Leonardo menjadi emosional ketika mengingat hari-hari yang sulit dan mengatakan ia memikirkannya segera setelah ia mencetak gol.

“Hari ini ia baik-baik saja, tetapi ini adalah bulan-bulan yang sulit. Ketika saya mencetak dua gol itu, saya mengingatnya,” tambahnya.

Dia bersyukur karena ibunya bisa menonton pertandingan. “Kita harus menghargai keluarga. Hari ini sangat berharga. Jika bukan karena orang tua saya, saya tidak akan berada di sini,” katanya kepada Caze TV. (*)


Editor : Zulfirman