Bintang Jerman vs Portugal, Ternyata Ada Darah Pembunuh Jerman di Tubuh Francisco Conceicao

Bukan Cristiano Ronaldo, Francisco Conceicao yang jadi bintang kemenangan Quinas dalam laga Jerman vs Portugal. Coba periksa darahnya dulu.

Bintang Jerman vs Portugal, Ternyata Ada Darah Pembunuh Jerman di Tubuh Francisco Conceicao
Francisco Conceicao menjadi bintang dalam pertandingan Jerman vs Portugal di Final Four UEFA Nations League. (X @FConceicao)

INILAHKORAN, Stuttgart – Bukan Cristiano Ronaldo, Francisco Conceicao yang jadi bintang kemenangan Quinas dalam laga Jerman vs Portugal. Coba periksa darahnya dulu.

Laga Final Four UEFA Nations League Jerman vs Portugal 2025 di Stadion Allianz, Munchen, Kamis dinihari WIB berakhir 1-2. Francicso Conceicao hanya masuk sebagai pemain cadangan.

Saat dia masuk ke lapangan duel Jerman vs Portugal dalam Final Four UEFA Nations League 2025, menggantikan Trincao, Selecao sedang tertinggal 0-1.

Tapi, hanya lima menit setelah merasakan rumput Stadion Allianz, Francisco Conceicao mengubah laga Jerman vs Portugal. Dia mencetak gol yang menyamakan kedudukan, menyelesaikan umpan Ruben Dias.

Setelah itu, Cristiano Ronaldo yang mendapat tugas menyelesaikan perlawanan. Itu terwujud lima menit berselang, di menit ke-68, saat sang megabintang menyelesaikan umpan Nuno Mendes.

Francisco Conceicao jadi bintang lawan Jerman? Tak perlu kaget. Darah pembunuh Jerman mengalir di badannya.

Seperempat abad lalu, ayahnya, Sergio Conceicao, adalah pemain Portugal terakhir yang menggilas Jerman. Sergio Conceicao mencetak hattrick ke gawang Jerman.

Melawan Jerman, Portugal memang membutuhkan pahlawan-pahlawan. Hampir 40 tahun lalu, Portugal memiliki Carlos Manuel.

Dialah pencetak gol yang abadi, melalui tendangannya di Stuttgart, yang mampu mengalahkan Jerman. Itulah satu-satunya kemenangan Portugal di kandang Jerman (1-0) hingga Francisco Conceiaco menebasnya.

Sekitar 25 tahun lalu, Sergio Conceicao menyusulnya, mencetak trigol ke gawang Jerman dalam kemenangan 3-0 di Euro 2000. Sergio Conceicao pun jadi satu-satunya pemain Portugal yang menjebol gawang Jerman sampai tiga kali.

Seperempat abad kemudian, barulah muncul Francisco Conceicao. Tak perlu dicek darahnya karena sudah ketahuan, dia berasal dari keluarga pembunuh Jerman. (*)


Editor : Zulfirman