Ronaldo Gagal Bersinar Bersama Portugal, Wayne Rooney Kritik Bruno Fernandes
Wayne Rooney mengkritik Bruno Fernandes usai Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026. Menurutnya, Cristiano Ronaldo tidak dimanfaatkan secara maksimal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia 2026 tak hanya memicu kekecewaan publik, tetapi juga memancing kritik tajam dari legenda Inggris, Wayne Rooney.
Mantan kapten tim nasional sepak bola Inggris itu menilai gelandang Portugal Bruno Fernandes gagal memaksimalkan peran Cristiano Ronaldo saat timnya dikalahkan Spanyol.
Portugal harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar setelah takluk 0-1 dari Spanyol. Gol tunggal Mikel Merino pada masa injury time memupus harapan Selecao melangkah ke perempat final.
Dalam analisisnya di BBC, Rooney menilai Bruno Fernandes tidak memberikan pelayanan yang dibutuhkan Ronaldo.
Menurut dia, gelandang Manchester United itu terlalu jarang mengirim umpan ke kotak penalti, padahal di usia 41 tahun kekuatan terbesar Ronaldo kini berada di area tersebut.
"Jika memainkan Cristiano Ronaldo, Anda harus menggunakannya. Bola seharusnya bisa dimasukkan ke dalam kotak penalti oleh Bruno, tapi dia menolak melakukannya. Jangan beri dia bola 30 yard dari gawang, itu bukan lagi kekuatannya. Bawa dia ke area penalti," kata Rooney, seperti dikutip dari Sportskeeda, Selasa (7/7/2026).
Rooney menegaskan, Ronaldo tetap memiliki naluri mencetak gol yang luar biasa jika mendapatkan suplai bola yang tepat. Karena itu, menurutnya, Portugal gagal memanfaatkan senjata terbaik yang mereka miliki.
Sorotan terhadap Bruno Fernandes cukup mengejutkan. Pasalnya, gelandang berusia 31 tahun itu baru saja menorehkan musim impresif dengan memecahkan rekor assist Liga Inggris 2025/2026. Namun, selama Piala Dunia 2026 dia dinilai belum mampu menghadirkan servis maksimal bagi Ronaldo.
Masa Depan sang Megabintang
Kekalahan dari Spanyol membuat Ronaldo kembali gagal mewujudkan ambisi mengangkat trofi Piala Dunia, satu-satunya gelar mayor yang belum pernah diraihnya bersama Portugal.
Meski demikian, Rooney tetap memberikan penghormatan kepada mantan rekan setimnya di Manchester United tersebut.
"Saya tidak akan heran jika dia bermain untuk Portugal lagi karena dia memiliki mentalitas itu. Tapi ini adalah hari yang menyedihkan bagi sepak bola," ujar Rooney.
Rooney bahkan menyebut Ronaldo sebagai "jenius" dan "superstar", seraya meyakini semangat juang sang megabintang masih belum padam meski Portugal harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 lebih cepat dari harapan. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

