Pecahkan Rekor, Bapenda Kota Bogor Raup Rp56,6 Miliar dari PBB-P2 dalam Sebulan
Bapenda Kota Bogor memecahkan rekor dari hasil PBB-P2 yang meraup keuntungan Rp56,6 miliar dalam stu bulan dengan program diskon 15 persen
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor memecahkan rekor pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB-P2), dalam waktu satu bulan.
Bapenda meraup Rp56,6 miliar dari hasil PBB-P2. Hal ini merupakan efek dari adanya program diskon 15 persen yang digulirkan pada awal tahun 2022.
"Alhamdulillah, setelah menerapkan diskon 15 persen, pembayaran PBB-P2 meningkat drastis. Karena untuk mendapatkan diskon 15 persen itu hanya dengan Wajib Pajak (WP) harus sudah terdaftar pada elektronik SPPT (e-SPPT). Angka Rp56,6 miliar ini menjadi rekor tertinggi pembayaran PBB yang dirasakan Bapenda semenjak pengelolaan PBB oleh Pemkot Bogor tahun 2013 lalu. Dalam satu bulan, di bulan Februari 2022, kami meraih pendapatan hingga Rp56,6 miliar," ungkap Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Lia Kania Dewi kepada INILAH pada Minggu 6 Maret 2022.
Lia mengungkapkan, selama bulan Februari 2022 pihaknya memberlakukan diskon sebesar 15 persen, sehingga total ada 30.412 WP yang melakukan pembayaran di masa diskon tersebut. Dengan adanya diskon yang besar, animo masyarakat memanfaatkan diskon ini sangat bagus.
Baca Juga: Salut! Polresta Bandung Langsung Antar Motor Curian Hasil Penyitaan ke Rumah Pemilknya
"Kalau kami lihat data dan animo masyarakat melakukan pembayaran atau memanfaatkan diskon ini cukup tinggi. Pada tanggal 1 Februari 2022, hanya 69 WP yang bayar. Tertingginya tanggal 25 Februari 2022 karena ada 3.734 WP. Kemudian di tanggal 26 sampai 28 Februari ada sekitar 3.200 WP setiap harinya yang melakukan pembayaran. Totalnya ada 30.412 orang dengan total pendapatan PBB di bulan Februari Rp56,6 miliar," terangnya.
Lia memaparkan, program diskon ini berlaku hingga bulan April 2022 namun dengan besaran diskon yang berbeda, Februari sebesar 15 persen, bulan Maret ini diskonnya 10 persen dan untuk bulan April 5 persen. Syaratnya cukup mudah, dengan WP mendaftarkan diri di e-SPPT sehingga saat melakukan pembayaran akan otomatis mendapatkan diskon.
"Untuk pendaftaran e-SPPT, bisa melalui handphone maupun PC. Tinggal download di playstore namanya e-SPPT PBB Kota Bogor kemudian registrasi secara mandiri. Setelah registrasi secara mandiri kemudian baru dilakukan pembayaran. Baru dapat diskon. Jadi, kami mengarahkan masyarakat bisa mendownload sendiri, bisa melihat sendiri daftar tagihan PBB-P2 melalui Hp atau PC masing-masin," paparnya.
Baca Juga: Kembali Tampil dan Menang, Ini Ungkapan Kebahagian Kiper Persib I Made Wirawan
"Pengisian juga user friendly sebetulnya hanya isi NIK dan no Hp. Tetapi karena tingginya animo masyarakat mendapatkan diskon, banyak masyarakat yang datang ke Bapenda untuk dibantu pendampingan mendaftarkan e-SPPT. Padahal itu sebetulnya mudah, esensinya bisa dilakukan di rumah. Kalau orang tua, bisa dibantu anaknya atau pakai handphone anaknya. Untuk pembayaran sebenarnya juga bisa di mana pun karena kita punya 19 channel link pembayaran. Untuk diskon saya tegaskan otomatis didapat setelah terdaftar pada e-SPPT," tambah mantan Sekretaris BKAD ini.
Lia menjelaskan, Pemkot Bogor mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 7 tahun 2022 mengenai pengurangan ketetapan pajak atau pemberian diskon PBB-P2 bagi yang membayarkan dan sudah mendaftarkan SPPT elektronik. Arahnya hanya yang sudah mendaftar SPPT secara elektronik.
"Kenapa syaratnya harus mendaftarkan SPPT elektronik?, karena direncanakan di tahun 2023 Bapenda Kota Bogor tidak lagi menerbitkan SPPT secara manual. Untuk relaksasi pajak ini, bukan hanya pada diskon saja tapi termasuk juga denda atas tagihan-tagihan kebelakang yang belum dibayar. Itu dibebaskan dendanya. Kemudian untuk yang tagihan 2013 sampai 2017 itu juga dapat diskon 20 persen dari pokok ketetapan," jelas wanita berkacamata ini.
Baca Juga: Mati Dicekik di Hotel Melati, Pelaku dan Wanita Bertato Memiliki Hubungan Asmara
Lia juga menyampaikan, selagi masih ada diskon, diharapkan masyarakat bisa segera membayar. Mudah-mudahan masyarakat bisa memanfaatkan momen membayarkan hutang atau piutang PBB-P2 dari Pemkot Bogor. Karena ini berkaitan dengan cashflow pembiayaan untuk percepatan pembangunan di Kota Bogor. Semakin uang cepat masuk ke kasda tentunya jadwal untuk pembiayaan pembangunan juga tidak terhambat.
"Target pendapatan di tahun ini sebesar Rp140 miliar. Angkat tersebut sebelum perubahan anggaran," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


