Puncak Nu Urang, 20 Ribu Bibit Pahon Ditanam di Lahan Kritis
Sebanyak 20 ribu bibit pohon ditanam di lahan kritis di kawasan Puncak sebagai implementasi dari program Puncak Nu Urang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Sebanyak 20 ribu bibit pohon buah maupun keras ditanam di lahan kritis di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Giat penanaman pohon tersebut bagian dari program Puncak Nu Urang yang dicanangkan oleh Pemkab Bogor, PT. Sumber Sari Bumi Pakuan dan masyarakat pegiat lingkungan hidup.
"Hari ini, Pemkab Bogor bersama PT. Sumber Sari Bumi Pakuan dan masyarakat pegiat lingkungan hidup menanam 20 ribu bibit pohon di lahan-lahan kritis di 9 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Cisarua (Puncak), Kabupaten Bogor," ucap Camat Cisarua Ivan Pramudia kepada wartawan, Selasa, 14 Maret 2022.
Baca Juga: Jembalas Diperbaiki, Pengelola Sebut Warga dan Anak Sekolah Banyak yang Terlambat
Mantan Camat Dramaga ini berharap dengan 'merehabilitasi' lahan kritis, maka serapan air di Kawasan Puncak semakin baik dan mengurangi potensi atau resiko bencana alam banjir ke wilayah hilir.
"Semoga dengan giat yang hari ini kami lalukan, serapan air di Kawasan Puncak akan membaik hingga bisa mengurangi potensi bencana alam banjir DKI Jakarta," harapnya.
Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tugu Utara menuturkan bahwa jajarannya dibantu pihak lainnya termasuk Kemenkominfo dan aplikasi smart desa, bisa memonitor perkembangan pohon yang telah ditanam.
"Nanti masyarakat sekitar, akan melaporkan perkembangan pohon yang kami atau kita tanam pada hari ini. Kita bisa kawal dan melihat laporan nyatanya melalui aplikasi smart desa di fitur zona lindung," tutur Taufik.
Baca Juga: Samsat Subang Optimis Raih Pendapatan Rp477,14 Miliar Tahun 2022
General Manager PT. SSBP Sukiman Sumarto mengaku siap munsupport Pemkab Bogor yang ingin menghijaukan kembali Kawasan Puncak. Jajarannya pun bakal menyiapkan 100.000 bibit pohon.
"PT. SSBP siap berkomitmen nenghijaukan kembali lahan-lahan kritis di Kawasan Puncak, selama kurun waktu tiga tahun, kami siap menyumbangkan 10.0000 bibit pohon untuk ditanam, terutama di luar lahan perkebunan teh PT. SSBP," ucap Sukiman Sumarto. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


