Bojan Hodak Bersikeras Tendang 3 Pemain Ini dari Persib, Legenda Maung Bandung Beri Komentar Mengejutkan

Legenda Persib Yudi Guntara tanggapi keinginan Bojan Hodak melepas 3 pemain lokal dari Persib Bandung ke klub lain.

Bojan Hodak Bersikeras Tendang 3 Pemain Ini dari Persib, Legenda Maung Bandung Beri Komentar Mengejutkan
Legenda Persib Yudi Guntara tanggapi keinginan Bojan Hodak melepas 3 pemain lokal dari Persib Bandung ke klub lain.

INILAHKORAN, Bandung- Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak bersikeras melepas 3 pemain ke klub lain jelang bergulirnya Liga 1 Indonesia. legenda Maung Bandung Yudi Guntara beri tanggapan menarik.

Seperti diketahui, Bojan Hodak ingin melepas 3 pemain Persib dengan salah satu opsi yakni peminjaman ke klub lain.

Mereka yang ingin dilepas Bojan Hodak dari Persib adalah Zalnando, Abdul Aziz, serta Reky Rahayu.

Menurut Bojan Hodak, ketiga pemain itu punya potensi hebat tetapi tidak masuk skema tim Persib untuk Liga 1 2024/2025.

Yudi Guntara menilai, keinginan Bojan Hodak adalah hal yang wajar jika mempertimbangkan kualitas serta talenta ketiga pemain itu.

Bahkan, Yudi Guntara menilai positif rencana Bojan meminjamkan ketiga pemain tersebut ke klub lain demi mendapatkan jatah bermain lebih banyak.

"Menurut saya, keinginan Bojan untuk meminjamkan mereka bagus. Bukan berarti mereka bertiga ini jelek. Seperti Zalnando, di zaman Luis Mila Zalnando kepakai. Lalu Aziz pernah bagus di tim lain sehingga dipanggil ke Persib. Poinnya bahwa semua pemain yang masuk Persib pemain berkualitas," ungkapnya. 

Di sisi lain, Yudi Guntara juga menyotori aturan 8 pemain asing yang diterapkan pada Liga 1 musim ini.

Aturan tersebut, lanjutnya, secara tidak langsung mengikis kesempatan bermain potensi-potensi lokal.

"Tetapi sekarang masalahnya adalah menurut saya karena regulasi. Pertama soal adanya delapan pemain asing, enam main dan dua cadangan," ungkapnya.

Kedua adalah regulasi 22 tahun. Ini juga menggangu keberadaan Zalnando, Reki dan Abdul. Sekarang ada Ferdiansyah, Alzikri dan Kakang, karena keterkaitan dengan regulasi itu," pungkas Yudi Guntara.***


Editor : Bsafaat