BPBD Kabupaten Bogor Sebut Heha Waterfall Tidak Miliki Kajian Kebencanaan
Terdampak bencana tanah longsor, objek wisata non alam, Heha Waterfall yang tereta di Jalan Kapten Harun Kabir, Kampung Baru RT 003 RW 004 Desa Cibeureum, Cisarua, Kabupaten Bogor ternyata tidak memiliki kajian kebencanaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor-Terdampak bencana tanah longsor, objek wisata non alam, Heha Waterfall yang tereta di Jalan Kapten Harun Kabir, Kampung Baru RT 003 RW 004 Desa Cibeureum, Cisarua, Kabupaten Bogor ternyata tidak memiliki kajian kebencanaan.
"Setelah saya cek tidak ada kajian kebencanaan terkait obyek wisata Heha waterfall," ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Agus Suyatna kepada wartawan, Rabu, 12 Maret 2024.
Agus Suyatna menerangkan bahwa kepemilikan kajian kebencanaan merupakan salah satu syarat terbitnya izin usaha kepariwisataan.
"Selain kajian kebencaaan, pengelola objek wisata juga diwajibkan memiliki rambu dan jalur evakuasi. Agar mencegah kejadian serupa, kami akan buatkan lagi surat edaran dan sebarkan ke pengelola objek wisata," terang Agus Suyatna.
Diwawancarai terpisah, Kabid Penataan Bangunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Riza Juangsah Rahmat menuturkan bahwa objek wisata Heha Waterfall sudah mengatongi rekomendasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
"Mereka sudah mengantongi rekomendasi PBG, namun untuk izin keseluruhan silahkan tanya ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor,"tutur Riza Juangsah Rahmat.
Sebelumnya, dua karyawan Heha Waterfall mengalami luka berat akibat tertimpa dan tertimbun material bencana tanah longsor.
Bencana tanah longsor terjadi pada Senin pagi kemarin, pukul 07.45 WIB. Dimana tebingan mengalami longsor dan menimpa bagian dapur dari objek wisata non alam air terjuan buatan terbesar tersebit, hingga menyebabkan dua orang karyawannya mengalami luka-luka.
"Berdasarkan laporan masyarakat tentang kejadian tersebut, bahwa benar di salah satu tebing dengan tinggi 30 meter dan panjang 8 meter mengalami longsor dan menimpa bangunan yang digunakan sebagai dapur dengan luas bangunan 6x6 meter persegi yang berada di bawah tebing tersebut," kata Kapolsek Cisarua Kompol Eddy Santosa
Ia menjelaskan berdasarkan keterangan yang didapat dari Dede (Karyawan Heha Waterfall), bahwa kejadian terjadi sekitar tadi pagi jam 07.45 WIB yang dimana pada saat itu karyawan atas nama Rizal Jaelani dan Muhammas Doni Saputra tertimpa material bencana tanah longsor.
"Saat kejadian Rizal Jaelani dan Muhammas Doni Saputra berada di dalam bangunan dapur sehingga pada saat kejadian kedua korban tertimpa material longsor, beruntung tidak lama Rizal dapat terselamatkan dan dibawa ke RSPG Cisarua sementara untuk korban Doni dapat terselamatkan beberapa waktu kemudian," jelas Kompol Eddy Santosa.
Dari hasil pengecekan kesehatan, Rizal mengalami luka pada bagian kepala dan patah tulang bagian kaki, dan Doni mengalami luka pada bagian kaki serta indikasi patah tulang bagian punggung. (Reza Zurifwan)***
Editor : JakaPermana
