BRT Bandung Raya Siapkan 7 Depo dan 478 Unit Bus
BRT Bandung Raya menyiapkan 7 depo dan 478 unit bus untuk mendukung operasional transportasi massal modern dan terintegrasi di Bandung Raya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Proyek bus Rapid Transit (brt) bandung Raya akan didukung tujuh depo yang tersebar di titik strategis, termasuk Terminal Cicaheum, Leuwipanjang, Kutawaringin Soreang, Padalarang, Majalaya, Cinunuk, dan Stasiun Hall.
Rinciannya, Terminal Cicaheum menampung 59 unit bus, Leuwipanjang 24 unit, Kutawaringin Soreang 75 unit, Padalarang 35 unit, Majalaya 28 unit, Cinunuk menjadi depo terbesar dengan 160 unit, dan Stasiun Hall 27 unit. Total armada brt bandung Raya direncanakan mencapai 478 unit bus.
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Jabar, Agus Didik Suseno menegaskan, pembangunan depo dilakukan bertahap sesuai paket pekerjaan Kemenhub. Armada dan depo ini menjadi fondasi operasional brt yang cepat, aman, dan terintegrasi di kawasan metropolitan bandung Raya.
“Bertahap, sesuai paketnya,” katanya, kepada INILAHKORAN, Selasa (27/1/2026).
Terkait manajemen dan rekayasa lalu lintas (MRLL) selama masa konstruksi, Agus menyebut saat ini masih dalam tahap kajian oleh konsultan PMC Kemenhub.
“Nah ini juga MRLL yang disiapkan dari Kemenhub adalah prakonstruksi, pada saat konstruksi, pasca konstruksi. Yang nyiapin kajian, management traffic-nya dari PMC Kemenhub,” ujarnya.
Proyek bus Rapid Transit (brt) bandung Raya dipastikan mulai dibangun pada tahun 2026. Kementerian Perhubungan (Kemehub) menargetkan pembangunan rampung pada 2027, dengan operasional penuh dijadwalkan pada 2028. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

