Bukan Barcelona
IGOR Tolic memuji komposisi skuat Persib Bandung saat ini meski belum menyerupai kehebatan Barcelona.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Muhammad Ginanjar
Di balik dua kemenangan beruntun Persib yang mengesankan, ada sosok pelatih yang justru enggan menepuk dada. Tolic, juru taktik asal Kroasia, memilih menyoroti kerja keras dan bakat alami anak-anak asuhnya daripada memuji strateginya sendiri.
Meski skuat Maung Bandung kini meramping menjadi 27 pemain setelah meminjamkan dua pilarnya ke PSGC Ciamis, Tolic sama sekali tidak merasa kekurangan amunisi.
Baginya, kualitas tidak pernah ditentukan oleh kuantitas.
Bukti nyata sudah tersaji saat Persib sukses mencuri poin penuh di markas FC Seoul, Korea Selatan, lalu melanjutkan tren positif di kandang Persijap Jepara.
Namun, alih-alih merasa jemawa, pelatih berusia 49 tahun ini menunjukkan sisi humanisnya yang penuh kerendahan hati.
“Contohnya, saat saya melihat video analisis, saya berpikir, ‘Ya, pergerakan ini harusnya menuju ke sini.’ Dan di lapangan, itu semua dieksekusi dengan sempurna oleh pemain,” ujar Tolic dengan mata berbinar di lapangan pendamping Stadion GBLA, Kamis (1/10).
“Kami hanya membuat beberapa prinsip dasar ketika latihan, tapi talenta itu murni milik mereka.
Talenta yang luar biasa.” Dengan nada berseloroh namun penuh rasa hormat kepada timnya, Tolic menyebut bahwa satu-satunya alasan mengapa Persib saat ini belum bermain secantik raksasa Spanyol, Barcelona, adalah karena keterbatasan waktu dan faktor dirinya sendiri.
“Mereka butuh pelatih yang lebih baik,” ucapnya jujur sambil tersenyum.
Ia bahkan meyakini, andai manajemen mampu mendatangkan pelatih kelas dunia sekelas Pep Guardiola, potensi para pemain Persib akan meledak jauh lebih hebat lagi.
“Kalau Guardiola yang ada di sini, tentu mereka bermain sangat bagus.
Tapi kita tidak punya uang untuk mendatangkan Guardiola, kan?” candanya menutup perbincangan.
Di balik ketegasan taktiknya di pinggir lapangan, Igor Tolic telah memenangkan hati para pemainnya dengan sebuah pengakuan tulus: bahwa kemenangan Persib adalah milik keringat pemain, bukan panggung kehebatan sang pelatih.
Sementara itu, Igor dalam kepercayaan diri tinggi menghadapi Port FC pada laga perdana ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/2027, Kamis (8/10).
Kepercayaan diri itu muncul lantaran para pemainnya dalam keadaan baik. Bahkan pemain yang selama ini dibekap cedera sudah mulai membaik.
Seperti halnya Luciano Guaycochea dan Sandy Walsh.
Sementara Gakuto Notsuda dan Danijel Loncar yang masih menjalani pemulihan akibat cedera masih harus berlatih secara terpisah.
Pelatih asal Kroasia ini memastikan secara keseluruhan para pemainnya dalam kondisi yang baik. Dia menyatakan Persib siap tempur menghadapi Port FC.
“Semua oke, hal lainnya semua baik-baik saja, kami berlatih setiap harinya dan para pemain berlatih dengan baik. Semuanya baik-baik saja,” ujar Igor.
Laga melawan Port FC dijadwalkan akan dilangsungkan di Thammasat, Thailand, Kamis (8/10). Setelah itu, Persib kembali ke Bandung untuk bersiap menghadapi tiga laga kandang.
Laga kandang pertama melawan Dewa United, Minggu (11/10/2026). Lalu melawan The Cong-Viettel FC pada Rabu (14/10/2026) dan melawan Persik Kediri, Minggu (18/10/2026).
Setelah itu, Persib kembali menjalani laga away ke kandang Madura United, Kamis (22/10/2026) dan Garudayaksa FC, Minggu (25/10/2026).
Laga bulan Oktober 2026 Persib Bandung ditutup melawan Melbourne Victory FC. Pertandingan grup E AFC Champions League (ACL) Two ini akan digelar di Bandung pada Rabu (28/10/2026). (bsf)
Editor : Inilahkoran

