Bukan Cuma Hemat, Ini Alasan Jalan Kaki Jadi Solusi Terbaik Cerdas Mental & Bugar
Jalan kaki kini semakin diakui para ahli medis sebagai cara termudah untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, meningkatkan kebugaran, serta mencegah penyakit.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - jalan kaki kini semakin diakui para ahli medis sebagai cara termudah untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, meningkatkan kebugaran, serta mencegah berbagai penyakit kronis. Olahraga ini kerap menjadi langkah awal terbaik menuju pola hidup sehat karena praktis dan efisien.
Mengutip dari voanews.com, dokter spesialis kedokteran olahraga dari Mass General Brigham dr Sarah Eby menyebutkan, manfaat jalan kaki sangat luas tanpa memerlukan biaya. Masyarakat tidak perlu membeli peralatan khusus maupun mendaftar keanggotaan gym untuk memulainya.
Berikut beberapa hal yang perlu di perhatikan juga:
Manfaat Kesehatan Lengkap
Tak perlu olahraga berat untuk menjaga otak tetap cerdas dan tubuh tetap bugar. Otoritas kesehatan Amerika Serikat menyarankan masyarakat beraktivitas fisik sedang setidaknya 150 menit atau 2,5 jam per minggu. Jalan kaki pun mencuat sebagai opsi cerdas yang mudah dilakukan siapa saja untuk mencapai ambang batas ideal tersebut.
Rutin berjalan kaki terbukti memberikan berbagai dampak positif. Misalnya, Mencegah penyakit besar, seperti menurunkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, demensia, depresi, hingga berbagai jenis kanker. Lalu berpengaruh juga untuk meningkatkan metabolisme, yaitu dengan Membantu mengontrol kadar gula darah, menjaga kesehatan tulang, serta mendukung penurunan berat badan. Berjalan kaki juga merupakan olahraga yang resiko cederanya sangat rendah namun tetap efektif memperkuat kinerja jantung dan paru-paru, jadi sangat aman bagi sendi.
Berapa Target Idealnya?
Bagi individu pemula yang terbiasa melangkah 3.000–4.000 kali sehari, menetapkan target waktu ketimbang jumlah langkah terbukti lebih realistis. Target 150 menit seminggu dapat dicapai dengan berjalan kaki 30 menit sehari selama lima hari, bahkan bisa dibagi ke dalam tiga sesi singkat berdurasi 10 menit.
Pentingnya Latihan Pendamping
Meski berjalan kaki sangat menguntungkan tubuh dan pikiran, pengajar ilmu olahraga di University of Minnesota Crookston, Anita Gust, mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan latihan beban setidaknya dua kali dalam sepekan. Olahraga ketahanan dan kelenturan seperti yoga maupun angkat beban sangat dibutuhkan untuk mempertahankan massa otot dan kepadatan tulang, terutama bagi kaum perempuan lanjut usia (lansia).
Agar konsisten, bergabung dengan klub jalan kaki atau berjalan bersama teman bisa jadi solusi yang populer. Berbagai komunitas kini marak di berbagai kota, memberikan dorongan motivasi sosial sekaligus membantu mengatasi nyeri sendi, meningkatkan energi, dan memberikan efek relaksasi bagi para pelakunya.
Editor : Doni Ramdhani

