Bulog: Pasokan Beras di Bandung Aman Hingga Awal 2027

Hingga awal 2027 nanti, Bulog Bandung menjamin ketersediaan beras mencukupi kebutuhan masyarakat.

Bulog: Pasokan Beras di Bandung Aman Hingga Awal 2027
Pimpinan Bulog Bandung Yanto Nurdianto mengatakan, per hari ini stok beras yang dikuasai mencapai 15.930 ton dan cukup aman untuk kebutuhan hingga Januari 2027. (dok)

INILAHKORAN.ID - Hingga awal 2027 nanti, Bulog Bandung menjamin ketersediaan beras mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pimpinan Bulog Bandung Yanto Nurdianto mengatakan, per hari ini stok beras yang dikuasai mencapai 15.930 ton dan cukup aman untuk kebutuhan hingga Januari 2027.

“Saat ini stok yang dikuasai Bulog sekitar 15 ribu ton lebih yang tersimpan di tiga titik gudang, yaitu di Bandung, Cimahi, dan Sumedang,” kata Yanto dikutip dari Antara, Senin (12/10/2026). 

Menurutnya, ketersediaan beras diperkirakan akan semakin kuat karena proses penyerapan gabah dan beras petani masih berlangsung hingga akhir tahun.

“Ditambah penyerapan gabah dan beras kemungkinan akan berlangsung hingga akhir tahun. Saat ini juga kita sedang memasuki masa menuju panen kedua,” katanya.

Yanto mengatakan stok yang tersedia saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun bantuan pangan selama sekitar tiga bulan mendatang.

Dia menambahkan, apabila terjadi kekurangan stok, Bulog Bandung dapat memperoleh pasokan tambahan dari kantor Bulog lain di wilayah Jabar.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Bandung juga terus menyalurkan beras SPHP melalui pasar tradisional maupun pasar modern di Kota Bandung untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Bulog juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menggelar operasi pasar beras murah yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET).


Editor : Doni Ramdhani