Bupati Bandung Dorong 160 Ribu Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong 160 ribu santri meningkatkan kapasitas diri dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa pada peringatan HSN

Bupati Bandung Dorong 160 Ribu Santri Jadi Pemimpin Masa Depan
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat memimpin peringatan Hari Santri Nasional (HSN).
Banner bank bjb

INILAHKORAN.ID – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong para santri agar berani tampil, meningkatkan kapasitas diri, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa. Dengan potensi sekitar 160.000 santri, Kabupaten Bandung dinilai memiliki modal besar untuk melahirkan generasi pemimpin masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Dadang saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 tingkat Kabupaten Bandung yang dirangkaikan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 di Lapangan Upakarti, Soreang, Kamis, 22 Oktober 2026.

Dadang menegaskan, santri tidak cukup hanya memiliki bekal ilmu agama. Mereka juga perlu mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, dan berani bersaing di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, dunia usaha, hingga pengabdian kepada negara.

“Saya yakin dari kalangan santri bisa lahir pemimpin yang sukses, pengusaha yang sukses, polisi, dan generasi yang mengabdikan diri untuk menjaga negara kita,” kata Dadang.

Menurutnya, sejarah telah membuktikan besarnya peran santri dan ulama dalam perjuangan bangsa. Salah satunya melalui Resolusi Jihad yang dicetuskan pada 22 Oktober 1945 sebagai bagian penting dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Karena itu, Dadang berharap semangat perjuangan tersebut tidak sekadar menjadi catatan sejarah, tetapi terus diwujudkan melalui kontribusi nyata para santri dalam menghadapi tantangan zaman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para santri, ajengan, ulama, dan panitia yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan HSN serta penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Bandung.

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional dan MTQ ini. Tentu ada banyak pengorbanan yang telah dilakukan para santri hingga hari ini,” ujarnya.

Peringatan HSN yang dirangkaikan dengan pembukaan MTQ ke-48 menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mendorong lahirnya generasi Qurani yang berprestasi.

Melalui MTQ, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap semakin banyak hafiz dan hafizah serta qari dan qariah yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan santri dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung. Rangkaian acara juga dilanjutkan dengan penampilan kreasi seni para santri setelah upacara peringatan HSN.

Dalam kesempatan yang sama, Dadang yang akrab disapa KDS menyerahkan sertifikat tanah wakaf secara simbolis. Saat ini, proses legalisasi 10.000 sertifikat tanah wakaf tengah berjalan untuk memberikan kepastian hukum atas aset wakaf sekaligus mendukung kepentingan umat.

Melalui peringatan HSN dan MTQ ke-48, Pemkab Bandung berharap para santri tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang berakhlak dan berilmu, tetapi juga memiliki daya saing, keberanian, serta kemampuan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.


Editor : Ahmad Sayuti