Capaian UJC Kabupaten Cirebon Capai 36,45 persen

Capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten Cirebon hingga Oktober 2025 berada pada angka 36,45 persen

Capaian UJC Kabupaten Cirebon Capai 36,45 persen
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten Cirebon hingga Oktober 2025 berada pada angka 36,45 persen

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cirebon, Ahmad Feisal Santoso, menjelaskan, penyerahan kartu kepesertaan dilakukan bertahap melalui kecamatan kepada perwakilan masyarakat.

“Tahap pertama ini diberikan kepada 39.775 pekerja rentan. Mereka adalah pekerja di sektor informal seperti petani, nelayan, dan pengemudi ojek, yang memiliki risiko kecelakaan kerja atau kematian namun belum mampu membayar iuran secara mandiri,” ungkap  Feisal Minggu 7 Desember 2025.

Ia menambahkan bahwa seluruh iuran ditanggung pemerintah daerah untuk dua jenis perlindungan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), dengan nilai iuran Rp16.800 per orang per bulan.

DPRD Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program ini agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan pekerja rentan di Kabupaten Cirebon.

Capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten Cirebon hingga Oktober 2025 berada pada angka 36,45 persen

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cirebon, Ahmad Feisal Santoso, menjelaskan bahwa penyerahan kartu kepesertaan dilakukan bertahap melalui kecamatan kepada perwakilan masyarakat.

“Tahap pertama ini diberikan kepada 39.775 pekerja rentan. Mereka adalah pekerja di sektor informal seperti petani, nelayan, dan pengemudi ojek, yang memiliki risiko kecelakaan kerja atau kematian namun belum mampu membayar iuran secara mandiri,” tutur Feisal, 7 Desember 2025.

Ia menambahkan bahwa seluruh iuran ditanggung pemerintah daerah untuk dua jenis perlindungan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), dengan nilai iuran Rp16.800 per orang per bulan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Hasan Basori menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program ini agar tepat sasaran. Disamping itu, bisa memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan pekerja rentan di Kabupaten Cirebon.

"Kami dukung langkah BPJS karena manfaatnya sangat dibutuhkan masyarakat. Jangan sampai urusan ketenagakerjaan dibiarkan karena mereka juga butuh perlidungan," Ungkap Hasan.***


Editor : JakaPermana