Cavaliers vs Pacers 105-114, Indiana Pacers Klub Pertama Maju ke Final Conference NBA
Indiana Pacers jadi tim pertama yang merebut tiket final conference NBA. Mereka memastikannya setelah memenangkan duel Cavaliers vs Pacers 105-114.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cleveland – Indiana Pacers jadi tim pertama yang merebut tiket final conference NBA. Mereka memastikannya setelah memenangkan duel Cavaliers vs Pacers 105-114.
Duel Cavaliers vs Pacers berlangsung di Rockets Mortgage Fieldhouse, Rabu 14 Mei 2025 WIB. Laga kelima Cavaliers vs Pacers di playoff NBA ini menjadi penentu setelah Indiana Pacers sebelumnya unggul 3-1.
Dengan keunggulan pada Game 5 Cavaliers vs Pacers ini, Indiana Pacers berhak melaju ke final conference NBA untuk wilayah Timur. Mereka menyudahi perlawanan Cleveland Cavaliers dengan 4-1.
Tyrese Haliburton menjadi menjadi bintang kemenangan Indiana Pacers dalam duel Cavaliers vs Pacers ini. Dia menjadi penyumbang angka terbanyak, yakni 29 poin.
Tyrese Haliburton menjadi bintang berkat suksesnya melakukan lemparan tiga angka. Adapan dari 31 poin, 18 di antaranya dia hasilkan dari 6 lemparan tiga angkanya yang masuk ke jaring. Selain itu, Tyrese Haliburton juga menyumbang 5 poin dan 8 assist.
Tyrese Haliburton menjadi pemain Indiana Pacers yang dominan di tengah dua pemain Cleveland Cavaliers yang banyak menyumbang poin. Keduanya adalah Donovan Mitchell dengan 35 poin dan Evan Movley dengan 24 angka.
Selain Tyrese Haliburton, Pascal Siakam juga menyumbang 21 poin bagi Indiana Pacers, ditambah dengan 7 rebound dan 5 assist. Sementara Aaron Nesmith berhasil menyumbangkan double-double, yakni dengan mencetak 13 poin, 13 rebound, dan 2 assist.
Duel Cavaliers vs Pacers berlangsung sengit bahkan sejak laga dimulai di Rockets Mortgage Fieldhouse. Kedua tim silih berganti memimpin, terutama di kuarter pertama.
Indiana Pacers memimpin di awal kuarter pertama setelah merebut dua poin awal. Mereka terus mempertahankannya hingga 6-4.
Tapi, Cleveland Cavaliers membalikkan keadaan setelah merebut lima poin secara beruntun. Sejak itu, tuan rumah terus memimpin dan memperbesar keunggulannya.
Keunggulan Cleveland Cavaliers terutama terjadi berkat keberhasilan mereka menambah enam poin secara beruntun, terutama melalui empat kali lemparan bebas yang mereka dapatkan, sebelum menyudahi kuarter tersebut 31-19.
Cleveland Cavaliers bahkan memperbesar keunggulannya di kuarter kedua hingga selisih 17 poin, yakni pada posisi 36-19.
Meski demikian, Indiana Pacers mulai menunjukkan tanda-tanda perlawanan. Setelah tertinggal 34-48, mereka secara beruntun merebut tujuh angka berturut-turut.
Indiana Pacers bahkan mampu menipiskan ketinggalan hingga hanya setengah bola menjelang kuarter kedua berakhir, yakni saat kedudukan 53-52, sebelum Cleveland Cavaliers memperbesarnya kembali jadi 56-52.
Titik balik bagi Indiana Pacers terjadi di kuarter ketiga. Mereka berbalik unggul 65-64 di pertengahan kuarter itu berkat lemparan tiga angka. Lemparan tiga angka itu menjadi bagian dari keberhasilan Pacers saat merebut 10 poin secara beruntun.
Sejak itu, Indiana Pacers tak memberikan kesempatan Cleveland Cavaliers berkembang. Pacers bahkan sempat unggul 80-68 atau selisih 12 poin sebelum menyelesaikan kuarter ketiga itu dalam keadaan unggul 85-76.
Habiskah Cleveland Cavaliers? Tidak. Lima poin beruntun mereka dapatkan memulai kuarter keempat, tiga di antaranya lewat lemparan tiga angka.
Cleveland Cavaliers bahkan hampir saja menyamakan kedudukan dalam posisi 88-89 sebelum lemparan tiga angka membuat Pacers kembali mempertebal keunggulan 94-88.
Pun Cleveland Cavaliers kembai menipiskan ketinggalan menjadi 97-98 sebelum lemparan tiga angka Andrew Nembhard kembali membuat posisi Pacers makin meyakinkan.
Pacers bahkan kemudian berhasil merebut delapan poin beruntun sehingga makin unggul 107-97. Meski begitu, Cavaliers sukes menjaringkan dua lemparan tiga angka secara beruntun sehingga kembali menngejar 103-106, sebelum akhirnya menyerah 105-114. (*)
Editor : Zulfirman

