INILAH, London- Jadi milik siapakah gelar Piala Liga Inggris tahun ini? Man City sang juara, atau justru Chelsea yang sedang terluka?
Pep Guardiola sulit mengelak dari kenyataan bahwa Piala Liga Inggris bukanlah gelar terpenting bagi skuatnya di musim ini. Ya, para fans lebih menginginkan tim kesayangannya meraih trofi Liga Primer Inggris, dan tentu saja Liga Champions.
Tapi Man City terlanjur sudah masuk final. Mereka akan meladeni raksasa Liga Inggris lainnya, Chelsea, di Wembley, Minggu (24/2) malam WIB.
Andai menang, Man City akan menegaskan dominasinya di ajang yang juga tenar dengan nama Carabao Cup ini. Mereka tiga kali jadi raja dalam lima tahun terakhir.
Dan jangan lupa, Man City berstatus juara bertahan. Artinya, semangat untuk kembali merengkuh gelar sangatlah besar. Bahkan trofi Piala Liga bisa memotivasi mereka untuk merengkuh gelar bergengsi lainnya.
"Tentu saja ini bukanlah gelar terpenting di musim ini. Tetapi kami di berada di sini, di sebuah stadion yang menakjubkan dan menghadapi tim top. Jadi, kami akan mempersiapkan diri untuk menang," ujar Guardiola dilansir Goal.
Sangat sulit untuk tidak mengunggulkan Man City dalam pertarungan ini. Mereka menang telak 6-0 pada pertemuan terakhir melawan Chelsea di pentas Liga Inggris. Dari sisi konsistensi, Sergio Aguero dan kawan-kawan jauh lebih mumpuni.
Tapi Guardiola enggan jemawa. Dia tak yakin, kemenangan telak akan kembali terulang di laga final nanti. Eks pelatih Barcelona percaya betul Chelsea sudah belajar dari kekalahan menyakitkan itu.
"Mereka (Chelsea) punya pemain yang sangat profesional. Mereka bangga, cerdas, dan akan melakukan segalanya. Kami akan memainkan jenis sepakbola yang biasa dilakukan di sebuah laga final dan fokus memenangi gelar," kata Guardiola.
Di sisi lain, Piala Liga bisa jadi obat kecewa para fans yang benar-benar murka melihat kiprah tim kesayangan mereka akhir-akhir ini. Ya, Maurizio Sarri gagal mempertahankan konsistensi timnya, sehingga terlempar dari posisi empat besar di papan klasemen Liga Inggris.
Untungnya, motivasi Si Biru mulai menanjak. Itu menyusul kelolosan mereka ke babak 16 besar Liga Europa setelah menyingkirkan Malmo dengan agregat 5-1.
Manajer Maurizio Sarri berharap timnya tampil sempurna. Dia tak mau, kekalahan telak atas Man City terulang kembali.
"Tentu saja akan menjadi bencana jika kami mengulangi kesalahan itu lagi. Ketika itu, kami bermain tanpa percaya diri di setengah jam pertama pertandingan. Gugup. Tak mampu mengalirkan bola dengan cepat. Berantakan setiap kali mereka menekan," kata Sarri.
"Bagi kami, penting untuk fokus di sepanjang laga. Itulah peluang terbaik kami [untuk bisa mengalahkan Chelsea]. Saya juga tidak ingin menekan para pemain. Saya ingin mereka bermain lepas," pungkasnya.
HEAD TO HEAD
10-02-2019 City 6-0 Chelsea (EPL)
09-12-2018 Chelsea 2-0 City (EPL)
05-08-2018 Chelsea 0-2 City (Community Shield)
04-03-2018 City 1-0 Chelsea (EPL)
30-09-2017 Chelsea 0-1 City (EPL).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR CHELSEA
02-02-2019 Chelsea 5-0 Huddersfield (EPL)
10-02-2019 City 6-0 Chelsea (EPL)
15-02-2019 Malmo 1-2 Chelsea (UEL)
19-02-2019 Chelsea 0-2 United (FA Cup)
22-02-2019 Chelsea 3-0 Malmo (UEL).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR MAN CITY
03-02-2019 City 3-1 Arsenal (EPL)
07-02-2019 Everton 0-2 City (EPL)
10-02-2019 City 6-0 Chelsea (EPL)
17-02-2019 Newport 1-4 City (FA Cup)
21-02-2019 Schalke 2-3 City (UCL).
PRAKIRAAN PEMAIN
Chelsea (4-3-3):
Caballero (GK) Azpilicueta, Rudiger, Luiz, Emerson (B) Kante, Jorginho, Barkley (T) Willian, Higuain, Hazard (D)
Pelatih: Maurizio Sarri
Manchester City (4-3-3):
Ederson (GK) Walker, Otamendi, Laporte, Danilo (B) De Bruyne, Fernandinho, David Silva (T) Sterling, Aguero, Sane (D)
Pelatih: Pep Guardiola