INILAH, London- Duel dua tim terluka tersaji dalam derbi London di Stamford Bridge, Kamis (28/2) dini hari WIB. Siapa bangkit duluan?
Move On! Kata yang terus menerus keluar dari mulut Maurizio Sarri setelah Chelsea tumbang di tangan Manchester City dalam final Piala Liga Inggris.
Dia ingin seluruh penggawa The Blues melupakan segalanya. Mulai dari kekalahan pahit lewat drama adu penalti, hingga insiden memalukan.
Ya! Chelsea tak hanya kalah. Ada sebuah insiden yang menambah derita mereka. Yang terlibat Sarri sendiri dengan kiper andalannya, Kepa Arrazibalaga.
Singkat ceritanya begini: semua bermula ketika laga Man City vs Chelsea masuk drama tos-tosan. Sarri melihat Kepa dua kali terkapar di lapangan akibat cedera. Dia pun melakukan pergantian pemain. Keppa out, masuk Willy Caballero.
Yang terjadi kemudian, Kepa menolak diganti. Di pinggir lapangan, Sarri meresponsnya dengan marah-marah. Alhasil Kepa batal diganti, dan Chelsea takluk 3-4.
“Terserah klub kalau mereka mau mendisiplinkannya menurut aturan klub, tapi bagi saya masalah ini sudah selesai. Sekarang kami hanya ingin fokus melawan Tottenham Hotspur untuk melupakan ini,” tegas Sarri.
Sarri ada benarnya juga. Laga Spurs jauh lebih penting ketimbang problem yang sudah lewat. Bagi Chelsea, kemenangan jadi harga mati mengingat mereka kini tercecer dari persaingan berebut posisi empat besar, atau slot terakhir menuju pentas Liga Champions.
Chelsea masih menempati peringkat keenam klasemen sementara. Mereka tertinggal tiga poin dari Arsenal, yang kini jadi penguasa big four. "Persaingan semakin sengit. Kami ingin mencapai tujuan kami di akhir musim dan sekarang kami harus menang," tegas Sarri.\
Demi meraih poin penuh, Sarri bakal memainkan semua penggawa terbaiknya. Termasuk Kepa di pos penjaga gawang. "Kepa dan saya sudah bicara soal kejadian kemarin. Obrolan yang bagus. Kemarin ada kesalahpahaman tapi dia sadar dia membuat kesalahan besar dalam cara dia bereaksi," tegas Sarri.
Seperti biasa, eks pelatih Napoli ini bakal memasang trisula penyerang. Gonzalo Higuain jadi goal getter dengan sokongan Eden Hazard dan Pedro di kedua sisi sayap.
Trio gelandang, diisi Matteo Kovacic, Jorginho dan N'golo Kante. Sementara untuk lini belakang, kuartet Azpilicueta, Rudiger, David Luiz dan Alonso takkan tergantikan.
Beralih ke kubu Tottenham, manajer Mauricio Pochettino ingin timnya tampil lebih lepas. apalagi beberapa waktu lalu, dia merasa peluang untuk mengejar
Manchester City dan Liverpool di jalur perburuan gelar juara sudah sulit.
Kekalahan 1-2 melawan Burnley, membuat Tottenham tertinggal enam angka dari Liverpool di puncak klasemen, dan lima angka dari Man City di posisi kedua.
"Kami harus bereaksi dengan tepat. Ini adalah laga derbi yang sangat menguras segalanya. Saya menunnggu respons hebat dari para pemain," lugas Pochettino.
Pochettino bakal kembali memainkan formas 3-4-1-2. Jan Vertonghen, davidson Sanchez dan Alderweirld jadi trio bek. Sementara di lini tengah, Davies, Winks,
Sissoko, dan Tripiier diyakini bisa memenangi pertarungan melawan para gelandang Chelsea.
Duet Son Heung-Min dan Harry Kane tetap jadi pilihan terbaik, dengan sokongan Cristian Eriksen sebagai penyerang lubang. (bsf)