Ciro Alves Bantah Kepergiannya dari Persib Bandung Lantaran Uang

Ciro Alves bantah kepergiannya dari Persib Bandung karena uang. Bahkan ia sempat dijuluki ‘Ciro Money’.

Ciro Alves Bantah Kepergiannya dari Persib Bandung Lantaran Uang
Ciro Alves menyatakan kepergiannya dari Persib Bandung karena manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tidak memberikan penawaran kepadanya. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Ciro Alves bantah kepergiannya dari Persib Bandung karena uang. Bahkan ia sempat dijuluki ‘Ciro Money’.

Ciro Alves menyatakan kepergiannya dari Persib Bandung karena manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tidak memberikan penawaran kepadanya. 

“Mengapa saya tidak bertahan? Karena Persib tidak memberikan tawaran. Saya tidak pernah menerima tawaran terkait hal ini,” ungkap Ciro Alves di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jumat, 23 Mei 2025.

Pemain asal Brasil ini mengaku sudah menunggu dalam waktu yang lama terkait masa depannya di Persib Bandung. Dimulai pada awal November dan Desember.

“Dia (Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan) berbicara kepada saya juga, dan mengatakan, "Saya hanya bisa memberikan anda kontrak satu tahun dengan gaji yang diturunkan”. Setelah itu, tidak pernah ada pembicaraan lagi,” bebernya.

Ciro mengaku terus menunggu kabar lebih lanjut mengenai nasibnya. Sebab ia berkeinginan untuk melanjutkan karirnya di Persib karena kecintaannya terhadap klub dan kotanya hingga berkeinginan pensiun di tim kebanggaan Bobotoh ini. 

“Tetapi ini hal yang wajar dalam sepak bola, tidak apa-apa. Persib tidak memberikan tawaran kepada saya, dan itu hal yang biasa,” katanya.

Dengan alasan ini, ia cukup menyayangkan karena banyak yang menganggap kepergiannya dari Persib Bandung hanya karena uang. Apalagi dikabarkan karena berkeinginan tambahan kontrak tiga tahun. 

“Sekarang saya sedih karena banyak orang berkata buruk tentang saya, tentang istri saya, soal uang. Itu tidak benar, tolong hentikan ini. Karena saya memiliki kisah yang indah bersama Persib. Tiga tahun, dua kali menjadi juara. Ini adalah kisah yang sangat-sangat indah. Dan saya sedih karena orang-orang mempermasalahkan soal uang. Ini bukan soal uang, tolong hentikan. Ini adalah kebenarannya. Saya tidak bertahan di Persib karena Persib tidak memberikan tawaran untuk saya. Itu benar. Hanya itu. Ini hal yang biasa dalam sepak bola. Saya pergi, saya keluar, hanya karena tidak ada tawaran lanjutan. Tolong, dan hormatilah keputusan ini,” jelasnya. 

Ciro mengaku selama ini bersikap diam karena menghormati klub dan pelatih Bojan Hodak. Sebab ia mengaku sudah sangat mencintai dan ingin mengakhiri karirnya di tim Persib Bandung.

“(Adhitia) Memberikan satu (tawaran), tetapi tidak resmi. Hanya pembicaraan secara verbal saja. Tapi setelah itu, tidak pernah ada pembicaraan lagi. Saya punya bukti, saya punya tangkapan layar, tetapi tentunya itu tidak perlu saya tunjukkan, cukup percaya pada saya,” tegasnya.

Ciro pun membeberkan alasannya menyampaikan perpisahan lebih awal dengan Persib Bandung. Setidaknya tepat saat Liga menyisakan tiga laga. 

“Saya menunggu, menunggu, dan menunggu. kemudian saya berbicara lagi. Saya bilang, kontrak saya berakhir pada 30 April, saya akan mengumumkan bahwa saya pergi pada 27 April. Dan saya akan berbicara sekarang karena saya ingin menyampaikan ini sebelum saya pergi, karena kontrak saya telah selesai. Ini adalah momen terbaik bagi saya untuk berbicara, ini adalah momen untuk Persib, agar Persib dapat menikmati momen ini. Ini adalah momen untuk Persib, karena nama Persib akan selalu lebih besar dan tinggi dibandingkan para pemainnya. Para pemain ada jauh di bawah. Ini adalah momen untuk Persib, dan soal ini kita sudah bicarakan sebelumnya,” pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani