Covid-19 Mengancam, Bey Machmudin Ingatkan Masyarakat Jangan Panik dan Taati Prokes
Bey Machmudin mengingatkan masyarakat untuk jangan panik dan menaati protokol kesehatan (Prokes), seiring dengan adanya ancaman pandemi Covid-19 yang kembali marak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengingatkan masyarakat untuk jangan panik dan menaati protokol kesehatan (Prokes), seiring dengan adanya ancaman pandemi Covid-19 yang kembali marak.
Bey Machmudin juga meminta kepada masyarakat, yang merasa memiliki gejala Covid-19, seperti demam, batuk dan pilek, untuk menghindari berpergian serta menggunakan masker. Sebagai langkah pencegahan penularan pandemi tersebut di Jawa Barat.
"Covid ada. Masyarakat tidak perlu panik, taati protokol kesehatan dan kalau merasa demam, gunakan masker," ujarnya di Gedung Sate, Kota Bandung baru-baru ini.
Tidak hanya itu, dia juga mengimbau kepada masyarakat agar kembali melakukan vaksinasi sesuai ketentuan. Dimana setiap enam bulan harus melakukan injeksi lanjutan.
Terlebih para tenaga kesehatan (Nakes) kata Bey Machmudin, karena bakal berinteraksi langsung dengan pasien. Sehingga harus menyiapkan diri, agar tidak mudah tertular.
"Vaksinasi, yang utama para Nakes kaeena mereka berhubungan langsung dengan (pasien) terkena Covid. Untuk kita, sebaiknya vaksin ulang yang lebih dari enam bulan," ucapnya.
Terlebih saat ini ketersediaan vaksin klaim dia masih cukup dan gratis bagi masyarakat, karena telah dibiayakan pemerintah untuk 2023 sekarang.
"Harus ada lagi (vaksinasi). Ini masig gratis. Tahun depan (berbayar atau tidak), kami akan tanyakan seperti apa," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti
