Cuaca Ekstrem Terjang Jabar, BMKG Jelaskan Pemicunya

Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat pada Sabtu (28/3/2026). Dampaknya, pohon tumbang, papan reklame roboh.

Cuaca Ekstrem Terjang Jabar, BMKG Jelaskan Pemicunya
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID - Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat pada Sabtu (28/3/2026). Dampaknya, pohon tumbang, papan reklame roboh, hingga rumah warga rusak di beberapa daerah seperti Bandung, Tasikmalaya, Kuningan, Majalengka, dan Ciamis.

Di Kota Bandung, pohon tumbang dilaporkan terjadi di beberapa titik seperti Jalan Terusan Buah Batu, hingga sekitar Pos Polisi Buah Batu. Pohon yang tumbang bahkan menimpa kendaraan dan sempat menutup akses jalan. 

Sementara di Tasikmalaya, hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di sejumlah lokasi. Di beberapa tempat, pohon tumbang dilaporkan menimpa kendaraan serta rumah warga di sejumlah kecamatan. 

Di Kabupaten Ciamis, dampak Cuaca ekstrem bahkan lebih luas. Sedikitnya sekitar 80 rumah dilaporkan terdampak akibat hujan intensitas tinggi dan angin kencang yang terjadi pada sore hari, kemarin.

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan Cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh beberapa faktor atmosfer yang meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah Jawa Barat.

"Saat ini suhu muka laut di sekitar wilayah Indonesia relatif hangat sehingga suplai uap air ke atmosfer meningkat. Selain itu terdapat area konvergensi dan belokan angin di sekitar Jawa Barat yang mendukung pertumbuhan awan konvektif secara signifikan," kata Teguh, Minggu (29/3/2026).

Ia menambahkan, kondisi atmosfer yang labil serta kelembapan udara yang tinggi turut memperkuat pembentukan awan hujan.

"Kelembapan udara pada lapisan 850 hingga 500 mb cukup tinggi dan labilitas atmosfer berada pada kategori sedang hingga kuat. Kondisi ini memicu pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai angin kencang," ujarnya.

BMKG juga mencatat intensitas hujan sangat lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah. Di Ciamis, curah hujan tercatat mencapai sekitar 53 mm per jam, sementara di Tasikmalaya dan Majalengka juga terpantau hujan sangat lebat pada siang hingga sore hari. 

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi Cuaca ekstrem pada sore hingga malam hari, terutama saat muncul awan gelap menjulang tinggi yang menandakan pertumbuhan awan Cumulonimbus. 

"Potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Jawa Barat," kata dia.


Editor : JakaPermana