Dadang Supriatna Persilakan Pihak Ketiga Kelola Stadion si Jalak Harupat
Pemkab Bandung kini membuka peluang kerja sama pengelolaan Stadion si Jalak Harupat dengan pihak ketiga.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemkab Bandung kini membuka peluang kerja sama pengelolaan Stadion si Jalak Harupat dengan pihak ketiga. Hal itu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, hingga saat ini belum terdapat pihak ketiga yang terikat dalam pengelolaan Stadion si Jalak Harupat, sehingga peluang kerja sama terbuka sepanjang mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
"Stadion si Jalak Harupat belum ada pihak ketiga yang mengelola. Yang penting kita belum ada ikatan dengan siapa pun. Jadi, silakan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku," kata Dadang dikutip dari Antara, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, kerja sama tersebut dapat menjadi salah satu cara mengoptimalkan fasilitas olahraga yang tersedia sekaligus mengurangi beban pemerintah daerah dalam pemeliharaan aset.
"Kami jujur berat di pemeliharaan. Karena itu, kami ingin memaksimalkan barang milik daerah sebagai penambahan pendapatan. Prinsipnya pemda dan PT Hangtuah Mahardika Sportive sama-sama harus untung," katanya.
Stadion si Jalak Harupat memiliki sejumlah fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, di antaranya lapangan basket, kolam renang, bulu tangkis, tenis lapangan, dan tenis meja.
Selain itu, stadion sepak bola kini dijajaki untuk menjadi salah satu venue Liga 3 setelah Dadang berkomunikasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengenai rencana pemanfaatan fasilitas tersebut.
"Kemarin setelah dengan Pak Erick Thohir sudah bicara, Stadion si Jalak Harupat lapangan sepak bolanya mungkin nanti dipakai Liga 3 dulu. Kalau Liga 3 kan nilainya lumayan," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani

