DAM Tawarkan Sepeda Motor Listrik EM1 e: dan EM1 e: Plus untuk Pasar Jabar
PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku main dealer sepeda notor dan suku cadang Honda di Jabar secara resmi memperkenalkan sepeda motor listrik Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku main dealer sepeda notor dan suku cadang Honda di Jabar secara resmi memperkenalkan sepeda motor listrik Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus.
Chief Operating Officer DAM Lerri Gunawan mengatakan, dari 177 dealer se-Jabar termasuk 38 dealer di Bandung itu siap memasarkan sepeda motor listrik Honda tersebut.
Tak hanya itu, seluruh jaringan dealer DAM itu pun menyiapkan para teknisi spesialis sepeda motor listrik Honda untuk melayani pelanggan.
"Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus ini produk awal sepeda motor listrik Honda. Harapannya, produk ramah lingkungan ini bisa diterima masyarakat. Untuk itu kita belum bisa menargetkan berapa unit yang terjual untuk tahun ini. Kita berharap produk ini
bisa diterima optimal di Jabar," kata Lerri di Bandung, Jumat 26 Januari 2024.
Dia menuturkan, memasuki era elektrifikasi ini Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: PLUS menghadirkan desain modern dan compact yang memperhatikan kenyamanan penggunanya seperti material bahan berkualitas tinggi, digital panel meter, dek kaki luas, penyimpanan di bawah jok, soket pengisi daya USB, hingga pijakan kaki yang nyaman untuk pembonceng.
Tak hanya itu, inovasi utama pada produk ini terletak pada kemudahan opsi pengisian daya baterai yang dapat dilakukan secara langsung dengan off-board charger maupun ditukar melalui fasilitas penukaran baterai, sehingga pengguna dapat memilih pola pengisian daya sesuai dengan aktivitas keseharian yang dimiliki.
Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: PLUS merupakan hasil karya anak bangsa yang diproduksi langsung di pabrik PT Astra Honda Motor (AHM) yang berada di Pegangsaan, Jakarta Utara. Sejarah panjang pengalaman AHM menghadirkan sepeda motor berkualitas tinggi di Indonesia dipadukan dengan jaringan purna jual terluas di Indonesia, memperkuat komitmen kualitas terbaik dan durabilitas tinggi sepeda motor listrik Honda di Tanah Air.
AHM juga menggandeng rantai bisnis lokal dalam produksi sepeda motor listrik sehingga kandungan komponen lokal mencapai angka di atas 40%. Upaya ini sekaligus memenuhi syarat TKDN guna mendapatkan bantuan pemerintah untuk pembelian sepeda motor listrik bagi konsumen.

Model ini dipasarkan DAM dengan harga on the road (OTR) Bandung Rp45.975.000 untuk Honda EM1 e: + Charger dan Rp46.475.000 untuk Honda EM1 e: PLUS + Charger. Honda EM1 e: PLUS telah dilengkapi dengan rear carrier untuk memudahkan konsumen membawa barang tambahan, tanpa mengurangi kenyamanan saat boncengan.
“sepeda motor listrik berdesain modern-compact ini sudah dijual di jaringan dealer sepeda motor Honda di wilayah Jawa Barat yang memiliki logo Honda e: shop. Kami juga telah menyiapkan layanan purna jual yang didedikasikan khusus untuk pelanggan sepeda motor listrik Honda, termasuk teknisi handal yang siap membantu konsumen Honda,” tuturnya.
Sementara itu, General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM Handi mengaku kehadiran Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus itu merupakan kesiapan Honda mengarungi era elektrifikasi.
"Untuk konsumen yang akan mengambil sepeda motor listrik ini pun akan mendapatkan subsidi Rp7 juta dari pemerintah. Untuk itu, kita akan mengecek NIK (nomor induk kependudukan) calon konsumen melalui situs Sisapira untuk menyalurkan subsidi sepeda motor listrik sebesar Rp7 juta per unit," ujar Handi. (doni ramdhani)
Editor : Doni Ramdhani

