Dampak Pergeseran Tanah, Tembok Kamar Tidur Iwan Mendadak Ambruk 

Tembok bagian kamar tidur dan dapur rumah milik Iwan di Kampung Muara RT 004/015, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat tiba-tiba ambruk.

Dampak Pergeseran Tanah, Tembok Kamar Tidur Iwan Mendadak Ambruk 
Personil TRC BPBD Kota Bogor melakukan pengecekan dan penyerahan bantuan terpal ke lokasi pergeseran tanah di Kampung Muara RT 004/015, Kelurahan Pasir Jaya. /Dokumen BPBD Kabupaten Bogor

INILAHKORAN.ID - tembok bagian kamar tidur dan dapur rumah milik Iwan di Kampung Muara RT 004/015, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat tiba-tiba Ambruk pada Sabtu 28 Februari 2026 sore.

Setelah dicek oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ambruk tembok dikarenakan dampak pergeseran tanah. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko PS memaparkan,  hasil pemantauan kejadian bencana alam pada hari Sabtu, 28 Februari 2026 oleh piket regu 1 dengan Danru Indra Rustandi diwilayah Kota Bogor

"Kami menerima laporan kejadian pergeseran tanah di Kampung Muara RT 004/015, Kelurahan Pasir Jaya pada Sabtu 28 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. Pelaporan masuk via Media Sosial kami," ungkap Dimas kepada INILAHKORAN pada Minggu 01 Maret 2026.

Dimas memaparkan, tim BPBD Kota Bogor sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan melakukan penanganan pasca bencana. 

"Penyebab ambruknya tembok karena kondisi tanah labil. Pergerseran tanah di rumah milik Bapak Iwan sepanjang 7 meter dengan lebar 3 meter dibagian kamar tidur dan dapur. Sehingga tembok bagian tersebut Ambruk," paparnya.

Dimas menerangkan, assessment telah dilakukan oleh personil TRC-PB BPBD Kota Bogor dan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan dan RT/RW setempat. Kebutuhan mendesak adalah terpal dan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT). 

"Assessment dan penyerahan bantuan terpal sudah selesai dilakukan oleh personil TRC-PB BPBD Kota Bogor dilokasi kejadian. Kami meminta agar masyarakat tetap tenang namun waspada karena hujan dengan intensitas tinggi masih kerap terjadi di Kota Bogor," terangnya.***


Editor : JakaPermana