Dapat Nomor Urut 1 di Pilwalkot Cimahi 2024, Dikdik-Bagja: Kami Ingin Menyatu dengan Masyarakat Cimahi

Pasangan Dikdik Suratno Nugrahawan dan Bagja Setiawan (Dikdik-Bagja) mendapatkan nomor urut 1 saat pengundian nomor urut untuk Pilwalkot Cimahi 2024.

Dapat Nomor Urut 1 di Pilwalkot Cimahi 2024, Dikdik-Bagja: Kami Ingin Menyatu dengan Masyarakat Cimahi
Pasca mendapatkan nomor urut Pilwalkot Cimahi 2024, Dikdik-Bagja menilai nomor urut 1 yang didapatnya tak hanya sekadar angka. Namun, itu juga merupakan simbol komitmen untuk membawa perubahan terbaik bagi Kota Cimahi. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Pasangan Dikdik Suratno Nugrahawan dan Bagja Setiawan (Dikdik-Bagja) mendapatkan nomor urut 1 saat pengundian nomor urut untuk Pilwalkot Cimahi 2024.

Pasca mendapatkan nomor urut Pilwalkot Cimahi 2024, Dikdik-Bagja menilai nomor urut 1 yang didapatnya tak hanya sekadar angka. Namun, itu juga merupakan simbol komitmen untuk membawa perubahan terbaik bagi Kota Cimahi.

"Angka 1 identik dengan yang terbaik, dan kami ingin Cimahi mendapatkan yang terbaik pula," kata Dikdik-Bagja, Senin 23 September 2024 malam.

"Kami ingin menyatu dengan masyarakat untuk menciptakan kota yang lebih maju dan sejahtera," sambungnya.

Tak hanya itu, Dikdik-Bagja juga memaknai nomor urut satu memberikan energi positif dan dorongan untuk mengemban amanah yang lebih besar.

Mereka berharap jika terpilih dalam Pilkada 2024, nomor tersebut akan mencerminkan semangat mereka untuk selalu menjadi yang pertama dalam melayani masyarakat Cimahi.

"Dari nomor satu ini, kami berharap bisa membawa perubahan yang lebih baik, sesuai dengan makna dari angka tersebut," ujarnya.

Selain berfokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, pasangan Dikdik-Bagja juga bakal memberikan perhatian khusus kepada kaum disabilitas.

Usai menandatangani papan harapan disabilitas, Dikdik menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak kaum disabilitas sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

"Kesetaraan hak bagi kaum disabilitas adalah prioritas kami. Mereka harus mendapatkan akses yang sama, terutama dalam hal pendidikan, kesehatan, dan layanan publik," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dikdik juga menekankan bahwa fasilitas publik harus dirancang inklusif, sehingga penyandang disabilitas bisa merasakan kenyamanan dan keleluasaan dalam beraktivitas di ruang publik.

"Kami juga akan memastikan bahwa fasilitas umum dibangun dengan memperhitungkan kebutuhan disabilitas," ujarnya.

"Pelayanan publik harus inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua warga," sambungnya.

Sementara itu, Bagja Setiawan menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kondusivitas selama masa Pilkada.

Dia pun mengajak masyarakat Cimahi untuk tetap bersatu meski berbeda pilihan politik.

"Pilkada adalah bagian dari demokrasi, namun persatuan harus tetap dijaga. Perbedaan pilihan jangan sampai merusak kerukunan di Cimahi," ujar Bagja.

Dengan semangat nomor urut satu, pasangan Dikdik-Bagja siap melangkah ke tahap selanjutnya dalam Pilkada Cimahi 2024 dengan membawa visi untuk menjadi yang terbaik bagi seluruh warga Cimahi.

"Terpenting, kami ingin masyarakat Cimahi merasa didengar, dilayani, dan diutamakan," ujarnya. 


Editor : Doni Ramdhani