Dari Jatinangor Menuju Cakrawala Dunia

UNPAD dan King’s College London memperkuat kerja sama. Kolaborasi mencakup pendidikan, riset, dan pengabdian.

Dari Jatinangor Menuju Cakrawala Dunia
UNPAD.AC.ID

Ruang kolaborasi antara Indonesia dan Inggris kembali terbuka melalui dunia pendidikan tinggi. Universitas Padjadjaran (Unpad) dan King’s College London sepakat memperkuat kerja sama akademik melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan dilakukan Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita bersama Rektor King’s College London in Indonesia and Southeast Asia Prof. Simon Tanner di Ruang Livin’ Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Rabu (7/10).

Bagi Unpad, kerja sama tersebut menjadi pintu awal untuk memperluas kolaborasi dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pertukaran gagasan serta pengembangan visi akademik menjadi bagian dari peluang yang ingin dibangun kedua institusi.

Rektor Unpad menyambut baik kesepakatan tersebut. Menurutnya, keberagaman bidang keilmuan yang dimiliki Unpad membuka ruang luas untuk mengembangkan kolaborasi dengan King’s College London.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dapat menjalin kerja sama dengan King’s College London,” ujar Arief dalam keterangan persnya, Kamis (8/9).

Kerja sama itu juga mendapat sambutan dari Prof. Simon Tanner. Ia melihat adanya kesamaan misi antara kedua institusi yang dapat menjadi fondasi untuk membangun kolaborasi yang lebih mendalam dan berkelanjutan.

Bagi King’s College London, kerja sama dengan Unpad merupakan bagian dari upaya berkontribusi terhadap penguatan ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia.

Kehadiran King’s College London di kawasan Asia, kata Simon, diarahkan untuk melengkapi keahlian dan pengetahuan yang telah berkembang di perguruan tinggi Indonesia. Bukan untuk berkompetisi, melainkan membangun ruang kerja sama.

Misi tersebut membuka peluang bagi akademisi kedua institusi untuk membangun jejaring dan mengembangkan kegiatan bersama. Mahasiswa juga menjadi bagian penting dari kolaborasi yang ingin dikembangkan.

Simon mengapresiasi perhatian Unpad terhadap mahasiswa yang dinilainya sejalan dengan nilai yang dikembangkan King’s College London.

“Ini adalah langkah pertama dari banyak peluang untuk bekerja bersama,” ujarnya.

Pertukaran pengalaman mahasiswa antara kedua institusi juga dipandang dapat menjadi jembatan antara Inggris dan Indonesia. Dari ruang akademik, hubungan kedua negara diharapkan tumbuh melalui pengetahuan, jejaring, dan pengalaman bersama. (gin)


Editor : Inilahkoran