Dedie Pimpin Tim Gabungan Tertibkan PKL

Tim gabungan Satpol PP dan jajaran TNI Polri Kota Bogor dibawah komando Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dewi Sartika, Pasar Kembon Kembang pada Selasa (30/4/2019) siang.

Dedie Pimpin Tim Gabungan Tertibkan PKL
Tim gabungan Satpol PP dan jajaran TNI Polri Kota Bogor dibawah komando Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dewi Sartika, Pasar Kembon Kembang pada Selasa (30/4/2019) siang. /Rizky Mauludi

INILAH, Bogor - Tim gabungan Satpol PP dan jajaran TNI Polri Kota Bogor dibawah komando Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dewi Sartika, Pasar Kembon Kembang pada Selasa (30/4/2019) siang.

 
Penertiban yang dilakukan dari mulai Jalan Sawojajar hingga ke Jalan MA Salmun, menegaskan agar pedagang tidak boleh menggelar dagangannya hingga ke badan jalan.
 
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, bahwa sudah cukup lama kawasan Pasar Kebon Kembang dibiarkan kumuh, sehingga Pemkot Bogor muncul untuk menertibkan hal PKL. 
 
"Kami harus muncul, Kota Bogor Ini ekspektasi masyarakat terkait kebersihan dan ketertibannya sangan tinggi, salah satu sentra kekumuhan ini adalah pasar yang ada di Jalan Dewi Sartika sehingga perlahan PKL ditertibkan. Jadi harus ada kesepakatan antara pedagang dan pemkot untuk mematuhi aturan yang sudah disepakati bersama, mereka boleh berjualan di batas-batas yang sudah di tentukan," ungkap Dedie kepada awak media.
 
Dedie melanjutkan, bahwa para pedagang masih membandel pihaknya tidak segan untuk melakukan penertiban lebih keras lagi. Alasan untuk menertibkan lebih keras lagi saat ini Pemkot Bogor telah memberikan kesempatan mereka untuk menertibkan diri. 
 
"Kami juga sampaikan pesan kepada mereka kalau mau tertib silahkan lakukan aturan pemkot, kalau enggak mau tertib kami lakukan tindakan yang lebih keras terstruktur, terukur dan lebih masif," tegasnya.
 
Dedie menjelaskan, penertiban ini dilakukan juga untuk memberikan keadilan bagi semua pedagang. Karena kawasan Jalan Dewi Sartika Pasar Kebon Kembang ini sudah lama tidak disentuh. 
 
"Ya, saya pikir ini kalau saatnya kembali di sentuh dan suatu saat akan kami konsepsikan pedagang harus masuk ke dalam pasar, karena apa yang dipasar menuntut keadilan juga, mereka sudah sewa kios bayar mahal tetapi pengujungnya di luar, yang kedua ini saya cek dari ujung keujung banyak yang berjualan ini bukan warga Kota Bogor," jelasnya.
 
Dedie merencanakan, para PKL sudah harus masuk ke dalam pasar, namun meski demikian untuk konsep tersebut perlu adanya perbaikan dan renovasi sejumlah pasar.
 
"Kedepan kami ingin pasar-pasar itu cukup memamadai menampung pedagang tapi itu kan perlu persiapan butuh anggaran butuh waktu. Suatu saat tidak boleh lagi ada pasar tapi diluar disini ada kaki lima. Ini masalah keadilan, orang jualan di dalam bayar retribusi," pungkasnya. (rizky mauludi)


Editor : JakaPermana