Demi Pacari Guru TK, Novian Jadi TNI Gadungan, Ditangkap Deh...

Yonif 315/Garuda (Grd) bersama tim gabungan Korem 061/Suryakancana dan Kodimd 0606/Kota Bogor meringkus anggota TNI gadungan.

Demi Pacari Guru TK, Novian Jadi TNI Gadungan, Ditangkap Deh...
TNI Gadungan diringkus Yonif 315 bersama tim gabungan di Bogor

INILAH, Bogor - Yonif 315/Garuda (Grd) bersama tim gabungan Korem 061/Suryakancana dan Kodimd 0606/Kota Bogor meringkus anggota TNI gadungan.

Adlah Novian Kurniawan yang mengaku sebagai anggota Yonif 315/Grd Letnan Dua (Letda). Dia ditangkap dikawasan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur pada Rabu (15/02/2019).

Dengan kejadian ini Yonif 315/Grd mengimbau masyarakat agar melaporkan apabila anggota TNI ataupun TNI gadungan yang meresahkan.
Pasi Intel Yonif 315/Grd Lettu Inf Andhika Fitriadi mengatakan, kala cinta dengan TNI itu boleh tetapi jangan karena cinta ini mengambil kesempatan dengan memacari orang, meminjam uang ke orang, memeras orang dan kepentingan lainnya.

"Yang di Katulampa itu hanya untuk memacari orang dan menakut-nakuti orang, dan sekarang sudah diserahkan ke Polsekta Bogor Timur TNI gadungan itu," ungkapnya kepada INILAH pada Jum'at (15/02/2019) sore.

Andhika melanjutkan, selain anggota TNI gadungan, kalaupun ada anggota TNI yang meresahkan masyarakat, masyarakat bisa melaporkan ke Markas Komando (Mako) TNI terdekat.

"Bisa lapor ke Koramil, Kodim atau ke kami juga. Kalau ke kami bisa langsung ditindaklanjuti apabila berkaitan dengan Yonif 315/Grd. Masyarakat jangan takut untuk melaporkan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 061/Surya Kencana Mayor Inf. Ermansyah mengatakan, tertangkapnya anggota TNI gadungan berawal dari kisah asmaranya dengan Endah yang berprofesi sebagai guru TK.

"Berawal dari kecurigaan orangtua saudari Endah, yang selama ini bekerja di Kebun Raya Bogor, yang bermaksud ingin meyakinkan bahwa apakah saudara Novian Kurniawan benar-benar seorang Anggota TNI yang berdinas di Yonif 315/Grd kepada salah seorang anggota Yonif 315/Grd yang senantiasa berjaga di kebun raya Istana Bogor," ungkapnya.

Ia melanjutkan, setelah dilakukan penyelidikan oleh Staf Intel Yonif 315/Grd bersama dengan Tim Intel Korem 061/SK akhirnya Novian ditangkap.

Novian diamankan ke satuan Yonif 315/Grd yang beralamat di Jalan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Dikumpulkan para saksi, diantaranya, Endah, Serma Wardana sebagai Ketua RW katulampa, Serma Agus Babinsa Katulampa Ramil Bogor Timur.

"Dari hasil penyelidikan tersebut telah didapatkan barang-barang saudara Novian yang biasa digunakan sebagai anggota TNI gadungan diantaranya Satu Setel Seragam PDL Loren TNI, senjata api mainan jenis Pistol, Sepatu PDL, Baret Hijau TNI AD dan data pribadi Novian," tuturnya.

Ermansyah menegaskan, setelahan keterangan didapat Novian Kurniawan diserahkan ke Mapolsek Bogor Timur untuk mendapatkan penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil keterangan beberapa saksi, tidak ditemukan tindakan pidana yang dilakukan oleh Novian sehingga diambil langkah penyelesaian.

"Novian Kurniawan membuat surat pernyataan dan permohonan maaf kpd pihak TNI khususnya satuan Yonif 315/Grd, Terhadap pelaku dilakukan penahanan selama 1×24 jam di Mapolsek Bogor Timur, serta akan mendapatkan pembinaan dari pihak keluarga dan wajib lapor setiap hari Senin sampai Kamis ke Mapolsek Bogor Timur guna memonitor perkembangan Novian Kurniawan," pungkasnya.


Editor : inilahkoran