Di Pasar Otomotif Jabar, TAM Bidik Innova Zenix Terjual 350 Unit per Bulan

PT Toyota-Astra Motor (TAM) memoles varian Innova Zenix dengan teknologi konektivitas yang semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Di Pasar Otomotif Jabar, TAM Bidik Innova Zenix Terjual 350 Unit per Bulan
West Java Area Head TAM Mikhael meyakini, dengan memberikan sentuhan teknologi terbaru itu Zenix akan semakin diburu pasar otomotif khususnya di Jabar. (doni ramdhani)

INILAHKORAN.ID - PT Toyota-Astra Motor (TAM) memoles varian Innova Zenix dengan teknologi konektivitas yang semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan.

West Java Area Head TAM Mikhael meyakini, dengan memberikan sentuhan teknologi terbaru itu Zenix akan semakin diburu pasar otomotif khususnya di Jabar.

"Untuk Innova Zenix ini, kita menargetkan bisa menjual sebanyak 350 unit per bulan," kata Mikhael di Bandung, Rabu (28/10/2026).

Dia mengaku optimistis bisa mencapai bidikan tersebut. Terlebih, upgrading yang dilakukan di mobil hybrid itu diakuinya berdasarkan customer voice untuk menjawab kebutuhan.

"Optimisme itu semakin tinggi bagi kita untuk masuk segmen jenis hybrid yang belum digarap optimal. Innova Zenix baru ini bisa menjadi primadona karena hadir untuk menjawab kebutuhan pasar," tuturnya.

Sejauh ini, Mikhael mengaku untuk varian Innova Zenix itu memberikan kontribusi sebesar 60% terhadap semua penjualan. Relatif unggul dibandingkan varian Innova Reborn yang berkontribusi sekitar 30%.

"Dengan tambahan fitur baru ini, kita harapkan Innova Zenix bisa lebih kompetitif di pasar hybrid. Apalagi, harga yang ditawarkan hanya sebesar Rp517 juta (OTR Bandung)," ujarnya.

Menurutnya, TAM terus meningkatkan pengalaman kepemilikan kendaraan melalui pengembangan teknologi konektivitas yang semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan. 

Toyota memperkenalkan T Intouch with Toyota Remote, enhancement terbaru pada layanan telematics Toyota yang untuk pertama kalinya hadir pada Innova Zenix. 

Kehadiran enhancement terbaru T Intouch semakin melengkapi pengalaman konektivitas pelanggan, tidak hanya ketika sedang berkendara, tetapi juga sebelum dan setelah perjalanan. 
Berbagai pengembangan tersebut difokuskan pada tiga manfaat utama bagi pelanggan yaitu convenience, safety & security, serta vehicle assistance. 

"Melalui T Intouch with Toyota Remote, kami ingin menghubungkan car, customer, dan Toyota ecosystem secara lebih seamless. Selain memberikan kemudahan dalam mengakses dan mengontrol kendaraan, dukungan seperti Proactive Agent Call juga memungkinkan Toyota hadir lebih proaktif saat pelanggan membutuhkan bantuan," tuturnya. 

Innova Zenix dipilih sebagai model pertama yang mendapatkan enhancement T Intouch karena relevansinya yang kuat sebagai kendaraan keluarga Indonesia serta basis pelanggan yang luas di berbagai wilayah Indonesia. 

Sebagai kendaraan yang kerap digunakan bersama oleh berbagai anggota keluarga, mulai dari orang tua, anak, hingga pengemudi keluarga, konektivitas memberikan manfaat yang semakin relevan dalam mendukung fleksibilitas, kenyamanan, serta rasa aman dalam keseharian. 

Kehadiran enhancement connectivity itu juga melanjutkan perjalanan Kijang dalam menghadirkan teknologi yang mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat Indonesia. Setelah Kijang Innova Zenix menjadi milestone penting sebagai Hybrid EV Toyota produksi lokal pertama, model ini kembali menjadi titik awal pengembangan pengalaman konektivitas terbaru Toyota di Indonesia. 

Pada Kijang Innova Zenix Improvement 2026, enhancement connectivity tersebut turut melengkapi sejumlah penyegaran produk, termasuk 12,3-inch TFT MID pada tipe HEV, hadirnya V HEV grade, serta penggunaan baterai baru Hybrid EV Lithium-ion yang berbasis nikel. 

"Dengan tambahan berbagai fitur, harga Kijang Innova Zenix justru semakin kompetitif. Terlebih setiap pembelian Kijang Innova Zenix terbaru, customer juga mendapatkan 3 Years Free Subscription Fee untuk T Intouch with Toyota Remote. Jadi, bagi Kami, pengalaman memiliki Toyota bukan hanya soal berkendara, tetapi tentang pengalaman yang semakin peace of mind and connected," jelasnya. 


Editor : Doni Ramdhani