Di Tengah Kekacauan Perusahaan, HYBE Siap Debutkan 2 Boy Grup Baru Sebagai Penerus BTS

HYBE berencana siap debutkan 2 boy grup baru sebagai penerus BTS pada tahun 2025 mendatang.

Di Tengah Kekacauan Perusahaan, HYBE Siap Debutkan 2 Boy Grup Baru Sebagai Penerus BTS
Boy grup BTS.

INILAHKORAN, Bandung - Perusahaan HYBE saat ini dinilai dalam kekacauan karena beberapa konflik yang harus mereka hadapi.

Namun di tengah kekacauan ini, HYBE Labels dikabarkan akan mendebutkan dua Boy grup baru tahun depan untuk mengikuti jejak BTS.

Menurut laporan terkini, Big Hit Music, perusahaan manajemen BTS dan TXT, serta HYBE Japan, perusahaan manajemen &TEAM, sedang bersiap untuk meluncurkan boy group baru.

Hal ini karena perusahaan akan memiliki banyak pendorong pertumbuhan tahun depan, seperti aktivitas grup BTS dan Debut baru dari HYBE Jepang dan Big Hit Music.

Member BTS J-Hope kini telah menyelesaikan wajib militer pada 17 Oktober 2024 ini.

RM, V, Jimin, dan Jungkook akan menyelesaikan wajib militernya pada bulan Juni tahun depan.

Suga BTS yang terlibat skandal mengemudi saat mabuk juga akan menyelesaikan wajib militernya pada bulan yang sama.

Netizen meninggalkan banyak komentar negatif, yang menyatakan bahwa HYBE Labels mendebutkan terlalu banyak grup pada saat yang bersamaan.

Yang lain mengkritik label musik tersebut karena tidak mengelola grup dan artis mereka saat ini dengan baik.
Namun, Boy grup terakhir yang Debut dari Big Hit Music adalah TXT, lima tahun lalu.

Saat ini, BTS hanya memiliki dua member, Jin dan J-Hope, yang telah menyelesaikan wajib militernya.

Jin BTS telah menyelesaikan tugas wajib militer dan menerima perintah pemberhentian dari Divisi Infanteri ke-5 unit Angkatan Darat di Yeoncheon, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan.

Jin mendaftar sebagai tentara aktif pada 13 Desember 2022, dan saat ini bertugas sebagai asisten instruktur di pusat pelatihan rekrutmen Divisi Infanteri ke-5.

Sementara itu, lima member lainnya masih menjalani wajib militer. Grup ini baru dapat melanjutkan aktivitas bersama setelah semua member menyelesaikan wajib militer pada tahun 2025.***


Editor : Irma Nurfajri