Diabetes dan Gula: Fakta yang Harus Anda Ketahui untuk Kesehatan

Meskipun konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko diabetes, gula tidak secara langsung menyebabkan penyakit ini. 

Diabetes dan Gula: Fakta yang Harus Anda Ketahui untuk Kesehatan
Fakta tentang diabetes dan gula/freepik

INILAHKORAN, Bandung - diabetes adalah kondisi medis yang terjadi ketika kadar glukosa darah terlalu tinggi. 

Meskipun konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko diabetes, gula tidak secara langsung menyebabkan penyakit ini. 

Penyebab diabetes:

diabetes Tipe 1: Terjadi ketika sel pankreas yang memproduksi insulin diserang oleh sistem kekebalan tubuh. Penyebab spesifiknya belum diketahui, namun faktor lingkungan dan genetik, termasuk infeksi virus, berperan dalam kondisi ini. 

diabetes Tipe 2: Lebih umum terjadi dan dipengaruhi oleh gaya hidup. Faktor-faktor seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan buruk, dan obesitas dapat meningkatkan risiko. 

Konsumsi kalori berlebih dan makanan tinggi gula dapat menyebabkan resistensi insulin dan penambahan berat badan, yang keduanya meningkatkan risiko diabetes tipe 2. 

Makanan yang Dapat Meningkatkan Risiko diabetes:

Meskipun tidak ada satu makanan yang secara langsung menyebabkan diabetes, beberapa jenis makanan dapat meningkatkan risiko, antara lain:

Minuman manis: Seperti soda yang mengandung gula tambahan.

Produk olahan tepung putih: Seperti roti putih, kue, biskuit, dan kue kering.

Makanan cepat saji dan camilan tinggi lemak: Seperti keripik dan makanan gorengan.

Untuk mengurangi risiko diabetes, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan biji-bijian utuh, protein tanpa lemak, buah-buahan, sayuran, dan lemak sehat. 

Pengaruh gula Terhadap Kadar gula Darah:

Konsumsi gula dapat menyebabkan lonjakan kadar glukosa darah. Asupan gula yang tinggi atau sering dapat membuat pankreas kesulitan memproduksi insulin yang cukup untuk mengontrol lonjakan gula darah ini. 

Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan resistensi insulin, di mana sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik, meningkatkan kadar glukosa darah, dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.


Editor : Firda Rachmawati