Dianggap 'Gila', Ini Langkah Agus Setiawan Menyehatkan PT PPE

Banyak yang heran dan menganggap Agus Setiawan 'gila' karena meninggalkan kursi Ketua DPW PPP Provinsi Banten untuk menjadi Direksi perusahaan daerah PT. Prayoga Pertambangan Energi (PPE) yang mengalami kerugian besar setelah disuntik modal Rp 165 miliar oleh Pemkab Bogor.

Dianggap 'Gila', Ini Langkah Agus Setiawan Menyehatkan PT PPE
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Banyak yang heran dan menganggap Agus Setiawan 'gila' karena meninggalkan kursi Ketua DPW PPP Provinsi Banten untuk menjadi Direksi perusahaan daerah PT. Prayoga Pertambangan Energi (PPE) yang mengalami kerugian besar setelah disuntik modal Rp 165 miliar oleh Pemkab Bogor.

"Memang hanya orang 'gila' yang mau menjadi Direksi PT. PPE, karena kondisi keuangan perusahaan daerah ini dalam kondisi minus," kata Agus Setiawan kepada wartawan, Minggu (1/3).

Walaupun kondisi keuangan minus dan tidak ada kucuran dana penyertaan tambahan modal dari pemerintah daerah, ayah tiga orang anak ini pun tetap akan berupaya untuk membesarkan PT. PPE.

"Saat ini perbaikan mesin produksi aspal, perbaikan kendaraan berat, perbaikan ruangan kantor dan lainnya menggunakab dana saya pribadi yang jumlahnya lumayan besar. Untuk tahun ini kami akan memprodusi 35 ribu ton aspal dan menghasilkan pemasukan sebesar Rp 40 miliar, dari besar pemasukan tersebut kami mengharapkan 10 persennya menjadi pemasukan atau deviden Pemkab Bogor," sambungnya.

Selain langkah di atas, Agus menuturkan akan merestrukturisasi karyawan PT. PPE hingga bisa seefesien dan seefektif mungkin disaat perusahaan tambang ini belum bisa mendapatkan penyertaan tambahan modal.

"Tahun 2020 ini kan tidak ada penyertaan tambahan modal dan kami pun akan membuktikan bahwa bisa memberikan keuntungan kepada pemerintah daerah disaat kondisi keuangan PT. PPE dalam kondisi keuangan yang minus. Demi meraih keuntungan itu kami akan bekerja sangat keras, bahkan dengan jumlah karyawan yang terbilang minim atau hanya mencapai 10 persennya dari jumlah karyawan PT. PPE sebelumnya," tutur Agus.

Terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin meminta Agus Setiawan membuktikan kinerjanya untuk  bisa 'menyehatkan' PT. PPE dari  sebelumnya saat perusahaan tambang tersebut dipimpin Radjab Tampubolon.

"Agus Setiawan harus membuktikan bahwa dia bisa membantu saya untuk 'menyehatkan' PT. PPE, kita akan lihat dulu kinerjanya selama tahun 2020 ini," pinta Ade

Politisi PPP ini mengaku  bahwa Pemkab Bogor  belum bisa memberikan penyertaan tambahan modal dan bahkan tidak punya uang untuk menggaji Agus Setiawan selaku direksi PT. PPE yang sampai saat ini pun belum dilantik olehnya.

"Kami punya uang atau dana dari mana mau memberikan penyertaan tambahan modal  dan menggaji Agus Setiawan, saya berterima kasih karena dia mau membantu kita untuk 'menyehatkan' PT. PPE yang saat ini kondisi keuangannya lagi tidak 'sehat'," tambahnya.

Untuk mengambil langkah 'menyehatkan' PT. PPE, Ade menyarankan agar Agus Setiawan berkordinasi dengan dirinya, Wakil Bupati Iwan Setiawan dan Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin.

"PT. PPE ini kan dalam pengawasan kepala daerah maupun Sekda, hingga setiap mau mengambil langkah 'menyehatkan' PT. PPE maka saya sarankan ia selalu berkordinasi dengan saya, Iwan Setiawan, Burhanudin atau para Asisten Bupati," tukas Ade. (Reza Zurifwan)

 


Editor : Bsafaat