Didominasi Usia Produktif, Kasus Diabetes di Karawang Tinggi
Kasus penyakit diabetes di Karawang tinggi dan didominasi usia produktif dan dinkes pun membuka pelayanan kesehatan gratis
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat kasus diabetes di Kabupaten Karawang tinggi mencapai 52.100 kasus. Pemkab pun membuka layanan gratis kesehatan dan tersebar di seluruh Puskesmas yang ada di Karawang.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Karawang, Yayuk Sri Rahayu mengatakan berdasarkan data hingga tahun ini penderita diabetes mencapai angka 52.100 kasus. Padahal tahun 2024 penderita diabetes mencapai 29.000 kasus.
"Terjadi kenaikan kasus penderita diabetes cukup signifikan. Lonjakan ini peringatakan serius bagi kami untuk segera mengambil langkah menekan kasus diabetes," kata Yayuk, Sabtu (4/4/26).
Menurut Yayuk tren kenaikan penderita diabetes harus diwaspadai sejak dini. Pola hidup masyarakat harus menjadi perhatian serius. Salah satunya soal makanan yang ternyata menjadi pemicu munculnya penyakit diabetes.
"Kasus yang banyak kami tangani adalah diabetes tipe 2. Dimana ini berkaitan dengan pola makan tinggi gula. Obesitas dan kurang aktivitas fisik," katanya.
Didominasi Usia Produktif
Ia mengungkapkan, penderita diabetes sekarang justru menyerang kalangan remaja hingga pemuda. Berdasarkan catatan penderitas diabetes usia remaja dari 15 - 19 tahun mencapai 3.445 kasus. Sedangkan usia 20 - 54 tahun mencapai 25.713 kasus. Setelah itu baru usia diatas 55 tahun mencapai 22.938 kasus.
"Justru yang terjadi sekarang penderita diabetes didominasi kelompok usia produktif," ujarnya.
Menurut yayuk, penyakit diabetes terdiri dari dua tipe utama yaitu tipe 1 akibat gangguan autoimun dan tipe 2 akibat pola hidup tidak sehat. 'Keduanya menjadi pemicu munculnya penyakit diabetes," katanya.
Oleh karena itu Yayuk menambahkan agar masyarakat rajin untuk melakukan pemeriksaan secara rutin di fasilitas kesehatan. Apalagi Pemkab Karawang sudah membuka layanan gratis untuk masyarakat memeriksa gejala diabetes di Puskesmas.
"Itu namanya CKG atau cek layanan gratis. Manfaatkan itu jangan sampai menunggu gejala berat. Semakin cepat diketahui semakin baik penanganannya" katanya.
Editor : Ahmad Sayuti
