Diduga Kelelahan dan Cuaca Ekstrem, Tiga Jemaah Haji Asal Kota Cimahi Dikabarkan Meninggal Dunia

Tiga orang jemaah haji asal Kota Cimahi dikabarkan meninggal dunia akibat kelelahan usai saat melaksanakan rangkaian ibadah haji 1445 H, Kota Mekkah, Arab Saudi.

Diduga Kelelahan dan Cuaca Ekstrem, Tiga Jemaah Haji Asal Kota Cimahi Dikabarkan Meninggal Dunia
Kabar meninggalnya tiga orang jemaah haji yang meninggal dunia tersebut dibenarkan Kepala Seksi (Kasie) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cimahi Nandang Rahayu. (antara)

INILAHKORAN, Cimahi - Tiga orang jemaah haji asal Kota Cimahi dikabarkan meninggal dunia akibat kelelahan usai saat melaksanakan rangkaian ibadah haji 1445 H, Kota Mekkah, Arab Saudi.

Kabar meninggalnya tiga orang jemaah haji yang meninggal dunia tersebut dibenarkan Kepala Seksi (Kasie) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cimahi Nandang Rahayu.

"Benar tiga orang jemaah haji asal Kota Cimahi meninggal dunia. Jenazahnya sudah dimakamkan di Mekkah dan pengurusannya pun sesuai dengan ketentuan di sana," kata Nandang saat dikonfirmasi, Minggu 30 Juni 2024.

Nandang menyebut, penyebab meninggalnya tiga orang jemaah haji asal Kota Cimahi itu lantaran kelelahan dan sudah lanjut usia (lansia) mengingat kondisi cuaca di sana cukup ekstrem.

"Di Arab Saudi memang cuacanya tinggi mencapai 51 derajat celsius, sehingga banyak yang kelelahan dan kecapean. Apalagi jemaah asal Kota Cimahi banyak yang lanjut usia," sebutnya.

Secara rinci, data jemaah haji asal Kota Cimahi yang meningga dunia, antara lain Bambang Basoeki Permana (65) di kelompok terbang (Kloter) 30, atas nama Tata Sutrisna (76) dan Nora Farida di Kloter 58.

"Jadi di Kloter 30 ada satu orang yang meninggal dunia atas nama Bambang, kemudian di Kloter 58 ada 2 orang atas nama Tata dan Nora," sebutnya.

Lebih lanjut Nandang menuturkan, keberadaan jemaah haji yang meninggal dunia ini menyebabkan berkurangnya jumlah jemaah haji yang kembali ke Tanah Air.

"Dari Kloter 30 berangkat 440 orang kini berkurang 1 orang, jadi 439 orang, kemudian di Kloter 58 yang berangkat 202 orang berkurang 2 orang kini menjadi 200 orang," katanya.


Editor : Doni Ramdhani