Dilantik Sri Mulyani, Dua Sosok Tak Terduga Gantikan Posisi Strategis di Kemenkeu

dua tokoh yang sebelumnya tidak berasal dari dalam lingkungan Kemenkeu secara langsung kini dipercaya memegang dua posisi paling strategis dalam urusan penerimaan negara.

Dilantik Sri Mulyani, Dua Sosok Tak Terduga Gantikan Posisi Strategis di Kemenkeu

INILAHKORAN — Kementerian Keuangan Republik Indonesia memasuki babak baru dalam kepemimpinannya setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati secara resmi melantik 22 pejabat eselon I, termasuk dua posisi krusial, Direktur Jenderal Pajak dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai.

Yang menjadi sorotan, dua tokoh yang sebelumnya tidak berasal dari dalam lingkungan Kemenkeu secara langsung kini dipercaya memegang dua posisi paling strategis dalam urusan penerimaan negara.

Bimo Wijayanto, sosok yang selama ini berkiprah sebagai Asisten Deputi Investasi Strategis di Kemenko Marves dan pernah menjadi Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden, kini menduduki kursi Dirjen Pajak, menggantikan Suryo Utomo. 

Di kalangan terbatas, Bimo dikenal sebagai arsitek pembentukan Center for Tax Analysis (CTA), dan dipandang sebagai analis senior yang berpikiran tajam namun “bermain di balik layar”.

Sementara itu, Djaka Budi Utama ditunjuk sebagai Dirjen Bea dan Cukai, menggantikan Askolani. Djaka bukan sembarang pejabat: ia adalah purnawirawan Letjen TNI dan mantan Sekretaris Utama di Badan Intelijen Negara (BIN). Pengangkatan ini mengejutkan banyak pihak dan menandai pendekatan baru Sri Mulyani dalam menghadapi tantangan strategis di sektor kepabeanan dan pengawasan perbatasan.

Pelantikan ini dilakukan secara resmi di Gedung Djuanda I, Jakarta, pada Jumat (23/5), dan menjadi bagian dari rotasi besar-besaran di tubuh Kementerian Keuangan.

“Saya resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Amanah ini adalah panggilan untuk mengabdi kepada negara,” ujar Sri Mulyani dalam sambutannya yang disiarkan langsung.

Pergantian Besar di Tubuh Kemenkeu
Selain Bimo dan Djaka, sejumlah nama lain yang dilantik antara lain:

  1. Heru Pambudi sebagai Sekretaris Jenderal
  2. Febrio Nathan Kacaribu sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal
  3. Luky Alfirman sebagai Dirjen Anggaran
  4. Astera Primanto Bhakti sebagai Dirjen Perbendaharaan
  5. Rionald Silaban sebagai Dirjen Kekayaan Negara
  6. Askolani kini berpindah menjadi Dirjen Perimbangan Keuangan
  7. Suryo Utomo kini menjabat sebagai Kepala Badan Informasi, Komunikasi dan Intelijen Keuangan


Editor : Firda Rachmawati