Disdik Jabar Minta Sekolah Tak Lagi Gunakan Baliho, Dorong Pemanfaatan Media Digital

Disdik Jabar menginstruksikan sekolah agar memanfaatkan media digital dan menertibkan baliho

Disdik Jabar Minta Sekolah Tak Lagi Gunakan Baliho, Dorong Pemanfaatan Media Digital
Kepala Disdik Jabar, Purwanto

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik), menerbitkan surat Nomor 21556/RT.03.05/SEKRE pada 19 Februari 2026 lalu, yang ditujukan kepada Kepala sekolah SMA, SMK dan SLB terkait penertiban baliho dan mendorong pemanfaatan media digital.

Kepala Disdik Jabar, Purwanto mengatakan, guna mewujudkan tata kelola satuan pendidikan yang lebih efektif, efisien, ramah lingkungan dan mengutamakan estetika maka sekolah diminta melakukan penyesuaian dengan mengoptimalkan media sosial atau media digital.

Maka dari itu, Disdik Jabar meminta kepada seluruh SMA, SMK dan SLB yang ada di seluruh Jawa Barat untuk mengikuti arahan tersebut.

"Mengedepankan prinsip estetika, keindahan kepedulian terhadap lingkungan, serta efisiensi anggaran dalam setiap kegiatan publikasi sekolah dengan menertibkan media luar ruang berupa baliho/spanduk/banner sejenis dalam kegiatan publikasi, sosialisasi maupun promosi sekolah, serta menata papan nama sekolah yang tidak estetis dan fungsinya tidak optimal," tulis Purwanto dalam surat tersebut yang dikutip Minggu 22 Februari 2026.

Disdik Jabar mendorong, agar sekolah mengoptimalisasi media digital yang dapat menjadi sarana publikasi, komunikasi dan sosialisasi. Baik dengan situs resmi sekolah, media sosial resmi sekolah maupun kanal komunikasi daring yang relevan.

Selain itu, Purwanto juga meminta sekolah untuk menyaring setiap konten yang disampaikan melalui media digital, agar tidak melenceng dari norma.

"Memastikan konten digital yang dipublikasikan bersifat edukatif, informatif, akuntabel serta memerhatikan etika komunikasi publik dan perlindungan data pribadi peserta didik," sambungnya.

Sebelumnya, soal baliho ini awalnya dikritisi oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas antara pemerintah pusat dan daerah di Sentul, Bogor beberapa waktu lalu. Kala itu Prabowo menyinggung soal baliho, masalah sampah dan rencana gentengnisasi.

Merespon ini, Gubernur Dedi Mulyadi mengaku siap menindaklanjuti arahan tersebut dalam membenahi Jawa Barat. Bahkan dirinya terjun langsung menertibkan sejumlah baliho. 


Editor : Ahmad Sayuti