Disindir Gubernur Jateng Soal Gaya Kepemimpinan, Dedi Mulyadi Beri Respons Menohok

Dedi Mulyadi tampak menanggapi sindiran itu dengan gaya khasnya yang lugas namun santai.

Disindir Gubernur Jateng Soal Gaya Kepemimpinan, Dedi Mulyadi Beri Respons Menohok

INILAHKORAN - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan tanggapan menohok usai diduga mendapat sindiran dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. 

Sindiran tersebut menyinggung gaya kepemimpinan yang dinilai terlalu sering melibatkan media dalam setiap kegiatan.

Ahmad Luthfi menyatakan bahwa pemimpin yang kerap membawa media justru dianggap kurang efektif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Namun, Dedi Mulyadi tak tinggal diam dan tetap menunjukkan respons cepat terhadap isu tersebut.

Melalui akun TikTok pribadinya, Dedi Mulyadi tampak menanggapi sindiran itu dengan gaya khasnya yang lugas namun santai. Ia mengaku memang menyelesaikan satu masalah setiap hari, tetapi itu menurutnya lebih baik daripada tidak memahami masalah sama sekali.

"Buat wargi Jabar dan seluruh warga net, mohon maaf yah kalau Kang Dedi jadi gubernur hanya bisa menyelesaikan setiap hari satu masalah," ujar Dedi dalam video yang diunggahnya.

Ia menambahkan, “Tapi gak apa-apa kan? Daripada Kang Dedi jadi gubernur tapi gak ngerti masalah.”

Ahmad Luthfi sendiri adalah purnawirawan perwira tinggi Polri dengan pangkat terakhir Komisaris Jenderal (Komjen). Ia memiliki latar belakang panjang di bidang intelijen dan keamanan, serta pernah menjabat sebagai Kapolda Jateng sebelum akhirnya menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Sepanjang kariernya di kepolisian, Luthfi dikenal sering bertugas di wilayah Jateng dan sempat menduduki berbagai posisi strategis seperti Wadir Intelkam, Wakapolda Jateng, hingga menjadi Inspektur Jenderal di Kementerian Perdagangan.

Pernyataan Luthfi soal tidak perlunya atribut pejabat saat turun ke masyarakat juga dinilai menyentil cara Dedi yang kerap tampil di tengah masyarakat disertai dokumentasi media.


Editor : Firda Rachmawati