Ditargetkan Rampung Tahun ini, PUPR Bakal Turunkan Kabel Udara yang ada di Kawasan Alun-alun Cimahi

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi berencana melakukan penurunan kabel udara yang berada di kawasan Alun-alun Cimahi tahun ini.

Ditargetkan Rampung Tahun ini, PUPR Bakal Turunkan Kabel Udara yang ada di Kawasan Alun-alun Cimahi

INILAHKORAN, Cimahi – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi berencana melakukan penurunan kabel udara yang berada di kawasan Alun-alun Cimahi tahun ini.

Kendati demikian, proses penurunan kabel udara tersebut bakal dilakukan secara bertahap setelah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat dan asosiasi pengusaha jasa telekomunikasi.

"Untuk sosialisasi kepada masyarakat dan asosiasi pengusaha jasa telekomunikasi sudah kita lakukan kemarin," kata Kepala PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, Kamis 6 Februari 2025.

"Kemudian dalam setahun ini, secara bertahap kita akan turunkan kabel-kabel udara ke bawah. Khususnya, untuk kabel udara yang berada di jalan kawasan Alun-alun Cimahi," sambungnya.

Wilman menyebut, infrastruktur untuk menampung kabel bawah tanah pun telah disiapkan. Menurutnya, pekerjaan tersebut bakal beriringan dengan penataan dekorasi yang dilakukan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) serta penyesuaian dari Dinas Perhubungan (Dishub). 

“Mudah-mudahan tahun ini sekalian dengan dekorasi dari DPKP, nanti masuk dari Dishub, harapan akhir tahun ini bisa beres agar lebih rapi,” sebutnya.

Wilman mengklaim, penertiban kabel udara tersebut menjadi perhatian untuk wilayah lain di Cimahi. Kendati demikian, untuk prosesnya harus dikoordinasikan dengan dengan Diskominfo mengingat jaringan fiber optik telekomunikasi memerlukan regulasi yang jelas.

Lebih lanjut, Wilman menegaskan bahwa penertiban kabel udara juga menjadi perhatian untuk wilayah lain di Cimahi. Namun, prosesnya harus dikoordinasikan dengan Diskominfo, mengingat jaringan fiber optic telekomunikasi memerlukan regulasi yang jelas.  

“Kalau urusan telekomunikasi itu harus ada koordinasi dengan kami juga dengan Diskominfo, karena memang fiber optic ini hampir semuanya koordinasinya juga dengan Diskominfo,” ujarnya.  

Tak cuma itu, pihaknya juga  tengah mengkaji sistem 'ducting' yang diterapkan di Kota Bandung. Menurutnya, konsep tersebut memungkinkan kabel-kabel tertata di bawah tanah secara sistematis, yang pembangunannya melibatkan kerja sama dengan investor dan BUMD.  

“Saya lagi ingin berkaca ke sana (Bandung), bagaimana caranya mereka bisa membangun ducting dalam waktu serentak dengan investasi yang cukup besar," ujarnya.

"Salah satunya ada joint investment dari Malaysia, mereka kerja sama dengan BUMD. Itu yang nantinya akan kami tawarkan opsi tersebut ke pak wali kota, apakah nanti kita akan membentuk Perusda ataukah BUMD yang bisa bekerja sama dengan investor untuk pembangunan ini,” paparnya.

Untuk saat ini, tambah Wilman, pihaknya bakal fokus pada proyek percontohan di kawasan Alun-Alun terlebih dahulu. “Sekarang kita fokus ke pilot project di Alun-Alun dulu lah, karena kita sudah menyiapkan untuk *ducting*-nya di bawah,” tandasnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti