Ditendang Robert Alberts, Zola Menuju Persela Lamongan
Sinyal hengkangnya Gian Zola Nasrulloh dari Persib Bandung semakin kencang. Hal itu diutarakan sang Ayahanda, Budi Nugraha.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Sinyal hengkangnya Gian Zola Nasrulloh dari Persib Bandung semakin kencang. Hal itu diutarakan sang Ayahanda, Budi Nugraha.
Menurutnya, sudah semestinya pemilik nomor punggung 18 hengkang dari Persib. Terlebih, kakak kandung dari Beckham Putra Nugraha ini sudah tidak diinginkan pelatih Robert Rene Alberts.
Bahkan secara terang-terangan, pelatih asal Belanda itu akan membuka jalan bagi klub lain untuk bisa merekrut Zola. Sebab, Persib Bandung saat ini sudah memiliki banyak stok pemain yang beroperasi di lini tengah.
Sebut saja, Abdul Aziz Lufti Akbar, Esteban Vizcarra, Beckham Putra Nugraha, Syafril Lestaluhu, Saiful dan dua pemain yang baru didatangkan, yakni Mohammed Rashid dan Marc Anthony Klok.
"Sudah ada beberapa tim yang telepon Zola, ngajak gabung," kata Budi.
Budi mengatakan beberapa tim tersebut sebagian besar merupakan para peserta Liga 1 2021-2022. Seperti halnya Persela Lamongan, Barito Putera hingga PSS Sleman.
"Zola sempat ditelepon Djanur (Djadjang Nurdjaman, pelatih Barito Putera), tapi anggarannya minim dari Barito, jadi gak deal. Lalu PSS Sleman juga menghubungi dan telah melobi Zola sebelum Persela," bebernya.
Dari beberapa tawaran tersebut, Budi mengungkapkan kemungkinan besar anak tercintanya memilih Persela Lamongan. Apalagi tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu bukan tim yang baru dibela Zola.
Tepatnya di pertengahan musim 2018 lalu, Zola memperkuat Persela dengan status pinjaman. Kekasih pedangdut Ghea Youbi ini mendapatkan jatah bermain di 11 pertandingan dengan total 902 menit bermain.
"Keputusan untuk main kayaknya di Lamongan karena Zola ingin mendapatkan menit bermain. Dan Bos Yunan (Manajer Persela) sama Iwan Setiawan (pelatih Persela) juga sudah ingin membawa Zola," katanya.
Saat ini, lanjutnya, Zola terus berupaya meningkatkan kualitas fisik dan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar. Diharapkan keinginannya untuk mendapatkan menit bermain bersama klub lain bisa diwujudkan.
"Sekarang latihan sehari dua kali meskipun latihan mandiri. Karena Zola sudah bertekad, ingin membuktikan bahwa Zola itu layak bermain di tim inti," tandasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Bsafaat

